
MCNEWSULTRA.ID, Lasusua – Peringatan untuk semua orang, jangan sesekali meninggalkan anak sendirian di rumah meski cuma sesaat. Bila ada kejadian, anak-anak paling rentan jadi korban.
Kondisi itu juga dialami dua orang anak, Al Jumardin (3) dan Hafisah (1). Mereka tewas terpanggang saat tidur di rumahnya di Dusun VI Desa Watumotaha, Kecamatan Ngapa, Kolaka Utara, Selasa (11/7/2023).
Humas Polres Kolut Aipda Arif Afandi mengungkap, kronologis kejadian bermula ketika ibu korban, Santeriani (21) sedang memasak di dapur menggunakan kompor tungku.
“Saat memasak dia turun ke warung tetangga berjarak sekira 300 meter. Dalam rumah ada dua anaknya sedang tidur dalam ayunan,” tutur Arif.
Selang beberapa menit Santeriani kembali ke rumahnya dan melihat kondisi kediamannya sudah hangus terbakar. Dalam situasi panik dia pun berteriak minta tolong ke warga sekitar.
“Hanya nahas, dua anaknya yang tertidur di ayunan ikut tewas dalam tragedi kebakaran itu. Kondisi tubuh korban tersisa rangka saja. Adapun Santeriani mengalami luka bakar pada tangan dan jidat,” ungkapnya.
Dugaan sementara, kata dia, pemicu kebakaran adalah kompor tungku yang lupa dipadamkan ketika Santeriani tinggalkan rumah menuju warung. Sedangkan dua anak korban sudah dibawa ke rumah keluarganya di Kelurahan Lapai.
“Dua anak korban kebakaran jenazahnya akan dikebumikan di Desa Sadar Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan,” tukas Arif.
Kerugian ditaksir berkisar Rp 91 juta. Beberapa materi yang ikut terbakar uang sebesar Rp 8 juta, emas 15 kg, HP samsung dua buah, mesin pembabat dua buah, cokelat kering 700 kg dan Kemiri 70 kg. (***)
Reporter : Andi Momang



