Enam Bulan Menjabat, Kepala UPP Kelas III Kolaka Mendadak Dimutasi

0
833
Aktivitas kawasan pelabuhan dalam lahan IUP PT Kurnia Teknik Jayatama di Tanjung Berlian, Kecamatan Batu Putih. Kepala UPP Kelas III Kolaka Mahmuddin (Insert)

MCNEWSULTRA.ID, Lasusua – Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) kelas III Kolaka, Mahmuddin mendadak dimutasi ke Maluku. Padahal bersangkutan baru menjabat selama enam bulan.

Kepala Syahbandar Wilayah Kerja (Wilker) Irbar membenarkan adanya pergantian pucuk pimpinan Kepala UPP Kelas III Kolaka.

“Iya benar ada pergantian, Pak Mahmuddin beliau ditugaskan di Maluku. Sedangkan untuk Kepala UPP yang baru berasal dari Gresik, bapak Capt Masri TulakĀ  M.Mar. Mutasinya Tanggal 30 September,” tuturnya singkat, Minggu (10/10/2021)

Sekertaris Umum Komonitas Pemuda Lingkar Demokrasi Sulawesi Tenggara (Komparsi), Afdal mengapresiasi keputusan mutasi Dirjen Hubla memutasi Kepala UPP tersebut.

“Informasinya surat mutasi keluar malam hari, berarti ada indikasi kesalahan fatal dalam pengelolaan pelakukan di wilayah Kolut baik dari kerugian negara maupun potensi pencemaran lingkungan,” ucapnya.

Dia pun menyoroti aktivitas pertambangan yang diduga ilegal di Kecamatan Batu Putih, tepatnya di lahan koridor ex PT Pandu Citra Mulia dan di Kecamatan Lasusua.

“Kecenderungan syahbandar ada pembiaran penggunaan pelabuhan yang tidak memiliki terminal khusus. Jumlah tongkang yang keluar melalui pelabuhan sudah ratusan,” katanya.

Menurutnya, pelabuhan itu bisa dibilang bukan tersus, tetapi hanya sebuah pelabuhan ilegal karena hanya ditimbun penambang tetapi syahbandar tetap terbitkan Dokumen Surat Persetujuan Berlayar.

Indikasi ilegal dibuktikan dengan adanya penyegelan yang dilakukan Badan Reserse Kriminal Polri pada sejumlah alat berat dan pelabuhan ilegal itu.

“Bareskim Polri pernah menyegel puluhan alat berat di Pelabuhan ilegal PT Tiar Daya Sembada (TDS) di Desa Petulua. Selain itu juga Bareskrim menutup seluruh aktivitas pemuatan ore nikel dan menyegel puluhan alat berat dan Dum truk di pelabuhan ilegal PT Kurnia Teknik
Jayatama (KTJ) di Tanjung Berlian Kecamatan Batu Putih,” jelas Afdal.

Afdal berharap dengan masuknya kepala syahbandar yang baru bisa lebih tegas mengatasi aktivitas ilegal di pelabuhan tanpa dokumen tersus. (***)

Reporter : Andi Momang

Komen FB

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini