
MCNEWSULTRA.ID, Kendari – Keberhasilan program maupun kegiatan pembangunan sangat membutuhkan peran serta masyarakat. Namun andil masyarakat juga sangat ditentukan oleh kemampuan jajaran pemerintah daerah mengkomunikasikannya pada masyarakat.
“Sebenarnya tidak ada satupun pemerintah berniat atau ingin menyengsarakan masyarakatnya. Bohong itu ada pemimpin atau pemerintah dipilih lalu tidak berpikir melakukan sesuatu yang terbaik untuk kepentingan masyarakat luas,” ungkap Ketua DPRD Sultra, H Abdurrahman Shaleh (ARS) saat reses di Kelurahan Puuwatu, Selasa (31/5/2022).

Khusus di wilayah Puuwatu, kata dia, ada beberapa kegiatan sudah digelontorkan seperti pembenahan jalan setapak, drainase dan lainnya. Namun ada juga sejumlah titik belum tersentuh.
“Kalau ada terlewatkan berarti ada komunikasi yang terputus. Makanya pak lurah sering-sering datang, jangan cuma ke situ-situ terus. Datang juga sama saya toh,” ujarnya nada canda.
ARS juga mengaku sudah memperjuangkan pembenahan 60 titik jalan, pembangunan maupun rehab masjid, pura di wilayah Sultra. Hanya saja memang belum seluruhnya bisa terjangkau karena keterbatasan anggaran.
“Berbagai usulan itu mesti mempertimbangkan azas kebutuhan, bukan keinginan. Sebenarnya sebagai anggota dewan diminta atau tidak diminta tanggung jawab kita terus memikirkan kepentingan masyarakat,” tandasnya.
Pada momen itu Ketua RW 02 Kelurahan Puuwatu, Ansaruddin berharap pemerintah provinsi memikirkan pelebaran jalan Mandonga-Puuwatu. Pasalnya kawasan itu kerap terjadi kemacetan akibat pertambahan jumlah kendaraan tidak diikuti dengan peningkatan kapasitas jalan.
“Dari 2016 sudah kami usulkan sejak era Gubernur Nur Alam dan sekarang era Ali Mazi usulan pelebaran jalan itu belum disahuti. Nanti kalau Pak Ketua jadi gubernur tolong itudiselesaikan,” tuturnya.

Terpisah, saat reses di Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia Ketua DPW PAN Sultra itu menegaskan, dirinya tetap berupaya memperjuang kepentingan masyarakat di Kota Kendari, meskipun beberapa usulan masuk dalam kewenangan Pemerintah Kota Kendari.
“Dulu ada usulan normalisasi sungai kita selesaikan, lalu ada pula kegiatan bedah rumah. Begitu pula usulan paving block kita dorong anggota DPRD kota Fraksi PAN untuk menuntaskan,” katanya. (adv)
Reporter : Juhartawan



