
MCNEWSULTRA.ID, Lasusua – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kolaka Utara menyerahkan dana pembinaan untuk 12 pelajar jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Dana tersebut diserahkan secara simbolik oleh Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, Sukanto Toding di dampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Muh Idrus pada malam puncak perayaan HUT RI ke-79 di alun-alun Kirambu kota Lasusua, Sabtu (17/8/2024) malam.
Penyerahan penghargaan ini, turut disaksikan Ketua DPRD Kolaka Utara, Buhari, Kapolres Kolaka Utara, AKBP Arif Irawan, Forkopimda, Setda Kolaka Utara, Taufiq, para Asisten, kepala OPD, tamu undangan, dan masyarakat Kolaka Utara.
Menurut Muh. Idrus, penerima dana pembinaan merupakan siswa berprestasi peserta kegiatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) serta Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) jenjang SD dan SMP.
“Tahun 2024 ini Kabupaten Kolaka Utara mengutus tujuh perwakilan cabang lomba mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara,” ujar Idrus.
Untuk kegiatan OSN Dikbud mengikuti dia cabang lomba yakni mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang diikuti dua orang pelajar tingkat SD. Diwakilkan siswa SDN 1 Watunohu dan SDN 7 Watunohu.
“Sementara cabang mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) tingkat SMP diikuti dua orang peserta dari SMPN 13 Kolaka Utara,” terangnya.
Pada kegiatan FLS2N, Kolaka Utara mengutus lima perwakilan cabang lomba, terdiri atas dua perwakilan FLS2N jenjang SD yaitu cabang seni Pantomim dari SDN 9 Kodeoha dan cabang seni kriya anyam dari SDN 4 Lasusua.
Serta tiga perwakilan cabang lomba dari FLS2N jenjang SMP pada cabang seni Pantomim, Ansambel, dan Seni Tari Kreasi yang keseluruhan peserta dari SMPN 17 Kolaka Utara.
“Perjuangan anak-anak Kolaka Utara sampai ke tingkat Nasional bukanlah melewati jalan yang mudah, mereka harus melewati beberapa tahapan seleksi,” kata Idrus.
Tahapan seleksi OSN meliputi, seleksi tingkat sekolah. Diikuti 10 orang peserta terbaik di masing-masing satuan pendidikan. Seleksi tingkat kabupaten, peserta jenjang SD menyisihkan 487 peserta terbaik.
Sementara, tingkat SMP tereliminasi 187 peserta dari seluruh satuan lendidikan Se- Kolaka Utara.
Seleksi level provinsi, tersisih 170 peserta didik jenjang SD dan 255 peserta untuk jenjang SMP mereka adalah perwakilan dari 16 Kabupaten/Kota yang tersebar di Sulawesi Tenggara.
Kabupaten Kolaka Utara sendiri berhasil mengutus empat perwakilan, disusul Muna tiga perwakilan, Kota Kendari dua perwakilan, Kolaka satu perwakilan, Kolaka Timur satu perwakilan, Buton Selatan saru perwakilan dan Muna Barat satu perwakilan untuk melaju ke tingkat Nasional.
“Kabupaten Kolaka Utara terbanyak mengutus perwakilan dalam kegiatan OSN kali ini,” terangnya.
Hal serupa di alami peserta kegiatan FLS2N mereka harus berjibaku mengikuti tiga tahapan mulai dari level kecamatan yang digelar februari lalu secara luring dan diikuti satuan pendidikan lingkup kecamatan.
Selanjutnya, seleksi tingkat kabupaten pun secara luring diikuti perwakilan tiap-tiap kecamatan se-Kabupaten Kolaka Utara. Berikutnya, seleksi tingkat provinsi digelar pada Juli 2024, dikuti 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.
Tahun ini, hasil seleksi tingkat provinsi Kolaka Utara berhasil meraih juara dua untuk cabang lomba Pantomim dan lomba Kriya Anyam pada jenjang SD.
Sementara, tingkat SMP utusan Kolaka Utara berhasil meraih juara satu lomba Pantomim, juara satu Lomba Musik Ansambel dan juara dua Seni Tari Tradisional.
“Dengan demikian pula secara otomatis mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun ini untuk berlomba ke tingkat Nasional,” jelasnya.
Pada level nasional, diikuti seluruh provinsi se-Indonesia plus perwakilan sekolah Indonesia di Luar Negeri. Hasilnya, utusan Kolaka Utara mewakili Sulawesi Tenggara di level Nasional belum berhasil mengukir prestasi.
Kendati demikian, Kata Idrus, hal ini tidak membuat Ia berkecil hati. Namun, sebaliknya menjadi cambuk untuk lebih baik kedepan.
Sementara itu, Pj Bupati Kolaka Utara memberikan apresiasi atas prestasi para pelajar Kolaka Utara yang berhasil menembus prestasi tingkat nasional.
“Anak-anak ini telah membuktikan kepada kita. Sistem pendidikan, kurikulum, dan mutu pendidikan Kolaka Utara tidak kalah dengan daerah-daerah lain. Mereka telah membuktikan itu,” tegas Sukanto.
“Anak-anak kita di Kolaka Utara, ditingkat Sekolah Dasar pun sudah bisa mencapai prestasi tingkat nasional. Karena itu, dimalam puncak malam ramah tamah kemerdekaan, kita berikan apresiasi,” lanjutnya.
Sukanto turut mengapresiasi kerja keras Dikbud Kolaka Utara yang telah mendampingi dan para guru-guru yang telah mendidik sehingga menghasilkan siswa berprestasi hingga level nasional. (***)
Reporter : Andi Momang



