
MCNEWSULTRA.ID, Lasusua – Tiga fraksi DPRD Kolaka Utara mendesak pembenahan serius terhadap kondisi fisik RSUD Djafar Harun Lasusua. Pasalnya banjir yang sempat menggenangi sejumlah wilayah juga sempat berdampak pada pusat layanan kesehatan tersebut.
Masalah tersebut jadi salah satu topik pandangan umum fraksi saat Rapat Paripurna DPRD Kolut terkait pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023 yang dihadiri Pj Bupati Sukanto Toding.
“Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya berkaitan dengan pelayanan fasilitas Kesehatan, F-PPP menyampaikan dan mengusulkan kepada pemda segera rehab berat bangunan RSUD Djafar Harun,” tutur Juru Bicara FPPP, Akhiruddin, Senin (1/7/2024).
Fraksi Karya Indonesia Raya pun dalam pandangan umumnya sepakat RSUD Djafar Harun butuh atensi serius dari pemda dan mendesak. Khususnya infrastrukturnya baik bangunan maupun fasilitas lainnya.

“Fraksi Karya Indonesia Raya juga meminta perhatian dan penanganan khusus sungai induk oleh Pj bupati. Masalahnya, dinas terkait sudah usul ke balai tetapi belum ada kejelasan,” ungkap Jubir FKIR Abu Muslim.
Sejumlah sungai induk yang dimaksud berada di di Rantelimbong, Watuliwu, Rantebaru, dan Mala-mala.
Demikian pula Fraksi PKB melalui jubirnya Martani Mustofa juga mendukung ikut mendukung sikap FPPP dan FKIR soal rehab RSUD kebanggaan Kolaka Itu.
“Bila tidak direhab kami akan menghambat pelayanan dan dapat merusak fasilitas elektronik yang ada,” kata Martani. (***)
Reporter : Andi Momang



