Pemkab Koltim Galang Sinergitas Kesiapan Tanggap Bencana

0
100
Apel Kesiapan Tanggap Bencana Tahun 2025 lingkup Kabupaten Kolaka Timur

MCNEWSULTRA.ID, Tirawuta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Apel Kesiapan Tanggap Bencana Tahun 2025, Rabu (5/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel Polres Koltim, Kelurahan Rate-rate, ini bertujuan memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi bencana.

Apel yang diikuti oleh unsur TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Satpol PP, Damkar, Dinas Sosial, serta berbagai relawan dan organisasi kebencanaan ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kolaka Timur, Yosep Sahaka.

Turut hadir Ketua DPRD Koltim Jumhani, Kapolres Koltim AKBP Tinton Yudha Riambodo, serta pimpinan instansi terkait lainnya.

Dalam amanatnya, Plt Bupati Yosep Sahaka menegaskan, apel ini merupakan bentuk komitmen nyata kesiapsiagaan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.

“Apel ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud nyata kesiapan kita semua dalam melindungi masyarakat dari berbagai ancaman bencana. Sinergi dan kecepatan respon menjadi kunci utama dalam penanganan darurat,” tuturnya.

Kegiatan ini juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat budaya tangguh bencana di tengah masyarakat.

Pemerintah daerah berkomitmen terus meningkatkan kapasitas personel, kesiapan peralatan, dan koordinasi lintas sektor guna memberikan respons yang cepat dan efektif terhadap berbagai potensi bencana, seperti banjir, tanah longsor, serta kebakaran hutan dan lahan.

Melalui apel kesiapan ini, diharapkan seluruh unsur di Kolaka Timur semakin solid dan tangguh dalam menjaga keselamatan serta keamanan masyarakat dari berbagai ancaman bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Berdasarkan data Sistem Informasi Profil Daerah (SIPD) Koltim mengungkap, eskalasi bencana yang perhatian adalah bencana gempa bumi. Tahun 2025 terada 68 kali kejadian gempa bumi.

Paling parah medio Februari 2025 sebanyak 122 rumah mengalami rusak berat dan ringan, termasuk kantor dan rumah ibadah akibat gempa berkekuatan Magnitudo 2-3 di wilayah sesar Kolaka, tepatnya di Lalolae, Koltim

Sedangkan data BPS menyebutkan, pada Tahun 2024 terjadi 18 kali peristiwa bencana banjir di 8 kecamatan di Koltim. Terbanyak adalah Kecamatan Dangia sebanyak 7 kali banjir. (***)

Reporter : wawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini