Dosen Jurnalistik UHO Teliti Penerapan Jurnalisme Inklusif di Media Lokal Kendari

0
517
Tim peneliti yang terdiri dari Dosen Jurnalistik UHO Kendari saat melakukan audiens dengan Dinas Dikbud Sultra. (foto: Astrid)

MCNEWSULTRA.ID, Kendari – Sejumlah dosen Program Studi Jurnalistik dan Ilmu Komunikasi Universitas Halu Oleo (UHO) melakukan penelitian mendalam tentang “Jurnalisme Inklusif di Lingkungan Pendidikan Khusus: Analisis terhadap Praktik Komunikasi dan Representasi di SLB Kendari”.

Penelitian yang diketuai Muhammad Ismail dengan anggota Indra Lestari, Deprianus Sarlis, Trisusilo Raharjo, dan Lisa Arifuddin, ini berfokus pada analisis penerapan prinsip jurnalisme inklusif oleh media lokal di Kota Kendari, khususnya dalam pemberitaan mengenai penyandang disabilitas di lingkungan pendidikan khusus.

Sebagai langkah awal, tim peneliti melakukan audiensi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara untuk memperoleh data sebaran Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Kendari.

“Dalam audiensi yang diterima oleh Bapak JH Bawondes, pihak dinas memberikan dukungan penuh dan memfasilitasi data sebaran SLB yang menjadi lokasi penelitian,” ungkap Muhammad Ismail.

Berdasarkan data yang diperoleh, kata dia, tim kemudian melakukan kunjungan lapangan ke SLBN 2 Kendari, SLB Mandara, dan UPTD Penanganan Siswa Berkebutuhan Khusus Provinsi Sulawesi Tenggara.

Peneliti juga melakukan observasi dan wawancara mendalam dengan sejumlah media lokal untuk menelusuri penerapan nilai-nilai inklusivitas dalam proses peliputan dan pemberitaan.

“Kami ingin melihat sejauh mana media berperan dalam membangun ruang pemberitaan yang inklusif bagi semua kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Media seharusnya tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga agen perubahan sosial,” terangnya.

Dia juga menekankan, jurnalisme inklusif tidak hanya berbicara tentang akses bagi kelompok disabilitas, tetapi juga tentang keadilan representasi dan empati dalam narasi media.

“Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi institusi media dan akademisi dalam memperkuat kesadaran akan pentingnya perspektif inklusif dalam pemberitaan,” katanya, Rabu (5/11/2025)

Penelitian ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa jurnalistik UHO untuk memahami implementasi konsep jurnalisme inklusif secara langsung.

Melalui kegiatan ini, tim peneliti berharap dapat menumbuhkan kesadaran baru di kalangan media lokal dan masyarakat tentang pentingnya inklusivitas dalam komunikasi publik.

Temuan penelitian diharapkan tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu jurnalistik di UHO, tetapi juga menjadi pijakan bagi media di Sulawesi Tenggara untuk menghadirkan ruang pemberitaan yang lebih ramah, adil, dan setara bagi semua kalangan. (M2)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini