Dari Tawaran Uang hingga Daging

0
1213
Ilustrasi

MCNEWSULTRA.ID, Lasusua — Sebanyak 67 desa di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra) siap menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) pada Minggu (30/4/2023).

Informasi dugaan money politik di sejumlah wilayah ramai diperbincangkan dan telah sampai ke meja Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) setempat.

Informasi yang dirangkum MCNewsultra id., dari berbagai sumber, serangan fajar di sejumlah desa di Kolut hampir merata dilancarkan para calon kades (cakades). Suara pemilih dibanderol rata-rata seharga Rp1.000.000 dan tertinggi mencapai Rp1.500.000 per kepala.

AY, warga Desa Pitulua mengatakan di wilayahnya nilai serangan fajar dari informasi yang diterimanya mencapai Rp1.000.000. Hal itu telah beredar pasca hari raya Idul Fitri pekan lalu.

“Pelemparan (amplop) satu suara itu. Jadi kalau empat orang memilih di satu rumah dapat Rp4.000.000,” bebernya.

Tetapi, nilai serangan fajar tertinggi saat ini di Kolut dikabarkan berada di Desa Alipato. Masyarakat setempat menyampaikan jika salah satu calon diduga melancarkan duit Rp1.500.000 per suara. “Sudah bagi-bagi,” ungkap M, warga setempat.

Sementara di Desa Ponggiha, dugaan serangan fajar tidak hanya berupa uang Rp1.000.000 namun juga parcel, ikan hingga daging. “Saya juga ditawari tetapi tidak mau ambil,” ujar S.

Menanggapi hal itu, Kepala DPMD Kolut, Patehuddin tidak menafikan informasi serangan fajar yang massif di wilayahnya. Hanya saja kata dia hal itu masih perlu pembuktian lebih lanjut oleh pihak yang menangani hal itu.

“Kencang sekali (banyak). Cerita itu banyak kami dengar. Tentu kami harap ini tidak benar. Toh kalau ada kasus saya harap masih sebatas wajar-wajar saja,” ujarnya, Jum’at (28/4/2023).

Patehuddin mengemukakan, jika pihaknya terus menerimah sejumlah aduan dugaan pelanggaran hampir setiap hari, mulai dari pendaftaran calon, penetapan DPT hingga money politik.

Sebagian besar aduan itu tuntas ditangani hingga berapa pada tahapan pelaksanaan saat ini. Para petugas khususnya panitia diharapkan bekerja maksimal agar bisa menjadikan pilkades tahun ini contoh bagi masyarakat Kolut dan daerah lainnya ke depannya.

Pemda Kolut tahun ini, jelasnya, telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp2,4 Miliar untuk memyukseskan perhelatan.

Dana itu sebagian besar terpakai untuk menyiapkan 292 kotak suara pada 69 TPS dengan total surat suara sebanyak 44.818 sesuai DPT plus 2,5 persen tambahan.

Pendistribusian logistik mulai dilakukan Sabtu pagi (29/4) dan perhitungan suara dilangsungkan sekitar pukul 13.00 Wita pada Minggu (30/4). “Penetapan pemenangnya diupayakan hari itu juga,” pungkasnya. (***)

Reporter : Andi Momang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini