MCNEWSULTRA.ID, Kendari — Pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 pada 6-9 Februari di Kota Kendari dipastikan berjalan meriah. Beberapa pejabat negara, 18 kedubes negara asing dan lainnya sudah mengkonfirmasi kesediaan hadir dalam acara pesta jurnalis itu.
Guna memberikan rasa aman bagi para peserta, utamanya mencegah terjadinya penularan varian omicron Covid-19, Dinas Kesehatan Sultra akan melakukan pemeriksaan kesehatan secara ketat pada seluruh peserta HPN yang dihadir di Kota Kendari.
“Kami mengintensifkan koordinasi dengan jajaran sektor pelayanan kesehatan dan instansi teknis lainnya. Khususnya pengetatan di pintu masuk Bandara Haluoleo. Semua peserta HPN kami periksa kesehatannya,” tutur Kadis Kesehatan Provinsi Sultra, dr Putu Agustin Kusumawati via ponselnya, Jumat (28/1/2022).
Secara teknis seluruh peserta bakal diperiksa status vaksinasi Covid-19 melalui aplikasi PeduliLindungi. Selain itu, peserta HPN 2022 juga akan diperiksa surat PCR saat tiba di Kendari.

Dinkes Sultra menyatakan tidak menyediakan karantina untuk peserta yang terkonfirmasi positif Covid-19.
“Untuk peserta kami periksa surat PCR selaku pelaku perjalanan, dan duta besar serta tamu kenegaraan sudah terlebih dahulu melakukan karantina sebelum ke Kendari,” jelasnya.
Dia juga mengatakan, upaya tersebut selain demi berjalannya HPN 2022 dengan aman, sekaligus mencegah sebaran varian Omicron ke Sulawesi Tenggara.
Sehingga, Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara (Dinkes Sultra) akan terus memastikan kondisi kesehatan peserta HPN 2022.
Terpisah Sekretaris Daerah Provinsi Sultra Nur Endang Abbas menuturkan, persiapan pelaksanaan HPN di Sultra sudah mencapai 70 persen.
“Saat ini kita melihat lagi yang mana kurang persiapannya dan saya rasa ini sudah 70 persen,” katanya.
Selaku tuan rumah, kata dia, Sultra sudah menyiapkan tiga titik strategis sebagai lokasi utama kegiatan HPN. Yaitu, Taman Nasional Rawa Aopa, lapangan eks MTQ dan Halaman Kantor Gubernur Sultra.
Disebutkannya pula, peserta dan tamu undangan kegiatan akan tetap terpantau dalam protokol kesehatan Covid -19. Hal ini mengingat kegiatan berlangsung dalam suasana pandemi Covid-19. (***)
Reporter : Juhartawan




