PDIP Kolut Jamin Bedah Rumah BSPS Bebas Biaya Administrasi

0
690
Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) melalui aspirasi Anggota DPR RI, Ahmad Sjafei

MCNEWSULTRA.ID, Kolaka Utara – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kembali digulirkan di Kabupaten Kolaka Utara pada tahun 2026.

Sebanyak 154 Kepala Keluarga (KK) ditetapkan sebagai penerima manfaat dari jalur aspirasi Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Safei.

Ketua DPC PDI Perjuangan, Agusdin menyatakan pihaknya mendapat mandat penuh untuk mengawal pelaksanaan program tersebut agar tepat sasaran dan transparan.

“Alhamdulillah, kami dari DPC PDI Perjuangan diminta mengawal aspirasi dari Bapak Haji Ahmad Safei yang telah menurunkan program BSPS untuk Kolaka Utara sebanyak 154 KK,” ujarnya di sela-sela kegiatan pemantauan, Rabu (22/4/2026).

Bantuan tersebut tersebar di lima kecamatan dengan rincian penerima yang bervariasi.

Di Kecamatan Ngapa, bantuan menyasar 10 unit rumah di Desa Nimbuneha.

Kecamatan Tiwu mendapat jatah 16 unit di Desa Lapolu, sementara Kecamatan Kodeoha menerima 20 unit di Desa Meeto.

Distribusi terbesar berada di Kecamatan Tante Angin dengan total 65 unit, meliputi Desa Lawekara (31 unit), Desa Rante Baru (24 unit), dan Desa Maroko (10 unit). Adapun di Kecamatan Wawo, bantuan disalurkan ke Desa Wawo (2 unit), Salurengko (18 unit), Puumbolo (13 unit), dan Tinukari (10 unit).

Wakil Ketua DPRD Kolut itu secara khusus menegaskan komitmennya untuk meringankan beban masyarakat.

Khusus di wilayah pendampingannya yang meliputi Kecamatan Ngapa, Tiwu, dan Kodeoha, ia memastikan seluruh biaya administrasi program tidak dibebankan kepada penerima manfaat.

“Khusus wilayah saya, kami pastikan tidak ada biaya administrasi yang dibebankan kepada masyarakat. Semua kami tanggung secara mandiri dengan nominal lebih dari Rp180.000 per KK. Ini penting agar tidak menambah beban warga,” tegasnya.

Selain fokus pada perbaikan rumah tidak layak huni, Agusdin mengungkapkan pihaknya juga tengah mengupayakan sejumlah program pendukung lainnya.

Di antaranya pembangunan 30 unit fasilitas WC di Desa Padaelo, pengadaan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), normalisasi pengairan lahan persawahan, serta pengusulan bantuan sanitasi untuk salah satu pondok pesantren di Kolut.

Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan, Agusdin bersama koordinator kabupaten telah melakukan sosialisasi menyeluruh di desa-desa penerima.

Langkah ini bertujuan memberikan pemahaman yang utuh kepada warga mengenai mekanisme dan hakikat program stimulan.

“Harapannya, rumah yang sebelumnya belum layak huni bisa diperbaiki menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman. Ke depan, kami berharap program BSPS ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” ucapnya. (***)

Reporter : Andi Momang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini