
MCNEWSULTRA.ID, Lasusua – Sebanyak 87 orang Calon Jamaah Haji (CJH) Kolaka Utara bertolak ke Makassar, Sulawesi Selatan, lokasi Karantina Haji Sudiang.
Dijadwalkan seluruh CJH Kolut akan bertolak ke Jeddah, Madinah, Arab Saudi pada Pukul 23.05 Wita Kamis (23/6) malam menggunakan Pesawat Garuda GA-1107.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kolut, Alimuddin menuturkan, seluruh CJH saat ini berangkat ke Makassar melalui Pelabuhan Katoi menuju Pelabuhan Siwa menggunakan KMP Feri New Rose.
“Untuk pengantaran ke Makassar menggunakan jasa angkutan Bus Bintang Prima. Sesuai perjanjian dengan penyedia jasa angkutan, maka seluruh biaya sepenuhnya ditanggung Pemerintah Kolaka Utara,” ungkapnya saat memberikan laporan pada acara pelepasan CJH, Selasa (21/6/2022).
Setiba di Makassar nanti, kata dia, seluruh jamaah akan menginap dua malam di Embarkasi Haji. Penyerahan secara resmi pada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Pukul 19.00 Wita, Rabu (22/6) malam. CJH Kolut tergabung dalam Kloter 7
Alimuddin mengatakan, 87 CJH Kolut terdiri atas 28 orang pria dan 59 orang perempuan. Kecamatan Lasusua terbanyak jumlah CJH yaitu 23 orang, Ngapa 18 orang, Batu Putih 17 orang, Kodeoha 7 orang, Ranteangin dan Pakue masing-masing 5 orang serta Watunohu 4 orang.Lalu Lambai berjumlah 1 orang, Tiwu 2 orang dan Katoi sebanyak 3 orang.
“Calon Jamaah Haji yang tertua 1 Orang berasal dari Kecamatan Lasusua atas nama St Rohani Binti Mappegangka dan termuda bernama Wirdahayu Binti Mahmud asal Kecamatan Lasusua,” tuturnya.
Bupati Kolut Nur Rahman Umar, suasana pelepasan CJH sekaligus mengobati kerinduan karena dua tahun terakhir pelaksanaan ibadah haji ditiadakan Pemerintah Arab Saudi akibat Pandemi Covid-19.
“Demi kelancaran proses ibadah, kami harap seluruh CJH tetap tertib dan disiplin mengikuti aturan pelaksanaan ibadah haji sesuai petunjuk dalam kegiatan manasik haji,” pintanya.
Dia juga mengingatkan agar seluruh jamaah menjaga kesehatan fisik. Jangan menganggap sekadar ibadah wisata. Turuti semua petunjuk petugas haji.
“Jangan terlalu banyak membaur kalau tidak penting, batasi diri saja agar tidak terjangkit Covid-19. Kalau itu terjadi Pemerintah Arab Saudi tidak segan memulangkan jamaah yang kena wabah. Yang rugi kita sendiri. Jadi tolong itu disadari,” terangnya.
Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kolut Irham menegaskan, semua CJH telah melalui proses vaksinasi I-III, Booster dan vaksin khusus. Hasilnya semua dinyatakan negatif.
“Kami berterima kasih kepada bupati Kolaka Utara yang telah menyediakan mesin PCR dan untuk memudahkan pemeriksaan kepada sebanyak 87 Orang Calon Jamaah Haji,” katanya. (***)
Reporter : Andi Momang



