
MCNEWSULTRA.ID, Jakarta – Pj Bupati Kolaka Utara Sukanto Toding menyempatkan diri mampir ke Kementerian Kesehatan. Dia didampingi Kepala BKPSDM Kolut Mawardi Hasan.
Kunjungan orang nomor satu di Kolaka Utara ini, untuk mempertegas kembali status para honorer PPPK tenaga kesehatan (Nakes) profesi Bidan yang dianulir kelulusannya oleh Mempan-RB beberapa waktu lalu.
Pada kesempatan ini, Sukanto Toding menyampaikan ke pihak Kemenkes, kalau 22 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang berprofesi sebagai Bidan sudah tahunan mengabdikan diri di berbagai instansi kesehatan baik Rumah Sakit maupun Puskesmas.
“Kasian kalau mereka dianulir kelulusannya sebagai PPPK, oleh sebab itu, kami meminta agar Menkes mempertimbangkan dan mengakomodir mereka,” terang Pj Bupati, Rabu (27/3/2024).
Tidak hanya itu, Asisten III Serda Provinsi Sulawesi Tenggara ini sangat mengapresiasi kerja-kerja Pansus DPRD yang berupaya memperjuangkan nasib puluhan nakes di Kolaka Utara.
“Kami bersyukur dengan terbentuknya pansus DPRD yang telah memperjuangkan PPPK Nakes ini, kami sebagai pemerintah daerah berterima kasih dan sangat mendukung kerja teman-teman pansus,” ujarnya.
Plt Kepala BKPSDM, Mawardi Hasan yang turut mendampingi Pj Bupati menyampaikan, jika kunjungan bersangkutan di Kantor Kemenkes tidak terjadwal sebelumnya dan bukan agenda utama ke ibu Kota Jakarta.
“Pj Bupati ada kegiatan di Jakarta begitupun saya ada juga kegiatan disini, setelah komunikasi saya mengajak beliau mampir ke Kemenkes,” jelasnya via WhatsApp.
Yang pasti, kata Mawardi, Pj Bupati telah berupaya semaksimal mungkin agar semua teman-teman PPPK nakes terakomodir.
Sementara itu, Wakil Ketua Pansus DPRD, Surahman menuturkan yang ditemui Pj Bupati staf Kemenkes (Raoda) bukan Dirjen atau Dirutnya.
“Itu hanya bawahan, bukan Dirjen dan Dirutnya. Tapi bagus itu, karena sudah ada upaya Pak Pj Bupati,” imbuhnya. (***)
Reporter : Andi Momang



