Sekda Kolut Pimpin Penanganan Darurat Jalan Amblas Bypass Lasusua

0
782
Sekda Kolaka Utara, Muhammad Idrus (tengah) saat mengkoordinir kegiatan penanganan darurat jalan amblas di kawasan Bypass Lasusua

MCNEWSULTRA.ID, Lasusua – Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Utara segera melakukan penanganan darurat pada jalan amblas di sepanjang Jalur Bypass Kota Lasusua, Senin (9/2/2026) sore.

Tindakan ini diambil menyusul identifikasi 17 titik kerusakan parah oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat.

Penanganan darurat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kolaka Utara, Muhammad Idrus, didampingi jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, termasuk Dinas PUPR, BPBD, Perhubungan, Perumahan, dan Bapenda.

“Kondisi ini sangat darurat, sehingga penanganan saat ini masih bersifat sementara,” tuturnya ditemui di Jalan Bypass Lasusua.

Metode yang digunakan, kata dia, adalah penimbunan menggunakan batu gajah dan sirtu pada titik-titik yang dinilai paling berbahaya dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Ia menegaskan bahwa penanganan darurat ini menggunakan anggaran swadaya pemerintah daerah.

“Jalan Bypass Kolaka Utara sendiri telah berstatus sebagai jalan nasional setelah diserahkan oleh Pemda beberapa tahun lalu,” ungkapnya.

Kabar baik disampaikan terkait penanganan permanen. Idrus mengungkapkan bahwa proses tender untuk rehabilitasi jangka panjang telah dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS).

“Alhamdulillah, hari ini kami mendapat informasi bahwa penanganan jangka panjang jalur ini sudah ditender oleh BWS. Mudah-mudahan setelah ada penetapan pemenang, bisa segera dikerjakan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kolut, Patehuddin, membenarkan informasi tersebut.

“Kabar baiknya hari ini BWS sudah melakukan tender untuk penanganan jangka panjang di jalur ini,” jelasnya.

Sebagai langkah keselamatan sementara, Pemda melakukan penimbunan agar masyarakat tetap dapat melintas.

“Untuk sementara dilakukan penimbunan menggunakan batu gajah, kemudian akan ditimbun pasir. Walaupun belum maksimal, ini sudah bisa meminimalisir potensi kecelakaan,” terang Idrus.

Pemda juga berencana menambah penerangan jalan di titik-titik rawan dan telah memasang papan-papan imbauan.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur tersebut, mengingat masih ada jalan berlubang akibat hantaman ombak dan aktivitas perbaikan yang berlangsung.

“Kami sudah berkoordinasi dengan bupati dan wakil bupati, yang mengarahkan agar penanganan dilakukan semaksimal dan seefisien mungkin,” tandasnya. (***)

Reporter : Andi Momang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini