Ribuan Orang Padati Pengukuhan KKMB dan IWK Bone Kolaka Utara

0
881
Tampak Bupati Bone Andi Fashar M Padjalangi (kanan) saat menghadiri acara pengukuhan DPD KKMB dan IWK Bone di Alunalun Lasusua, Kolaka Utara

MCNEWSULTRA.ID, Lasusua — Ribuan orang memadati Alunalun Kota Lasusua. Rela duduk maupun berdiri menyaksikan jalannya acara pengukuhan DPD Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) dan Ikatan Wanita Keluarga (IWK) Bone Kolaka Utara, Sabtu (6/8/2022) malam.

Pengukuhan pengurus Paguyuban Masyarakat Bugis Bone itu semakin semarak dengan penampilan para penari cantik memperagakan tarian khas Bugis seperti Tari Padduppa dan Sokku Rilino. Belum lagi para tamu undangan dan pengurus dibalut busana adat khas membuat gelar acara seolah menjelma jadi pesta adat.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPRD Sultra Jumardin, Ketua dan anggota DPRD Bone Irwandi Burhan dan Hj Adriani Alimuddin Page, Wakil Ketua DPRD Kolut Agusdin dan para pengurus paguyuban masyarakat lainnya.

Bupati Bone Andi Fashar M Padjalangi pun resmi mengukuhkan dr Syarif Nur Ramli sebagai Ketua DPD KKMB Kolut dan Dra Nurbaya sebagai Ketua IWK Bone Kolut masa bakti 2022-2027.

Dalam sambutannya, Andi Fashar M Padjalangi menegaskan, kehadiran DPD KKMB dan IWK Bone mampu tampil sebagai satu organisasi yang memperkuat tali persaudaraan maupun silaturahmi, bukan hanya sesama orang Bone, tetapi juga pada seluruh payuguban di Kolut.

“Paling penting kepatuhan, ketaatan dan sinergitas dengan pemerintah daerah harus dijunjung tinggi,” katanya.

Menurutnya, Kabupaten Bone adalah kabupaten terbesar sejak dulu. Dari sejarah membuktikan satu dari tiga kerajaan besar di sulawesi, pemegang hegemoni terakhir adalah Kerajaan Bone.

“Salah satu pembuktiannya adalah raja Bone Arung Palakka bukan hanya dikukuhkan sebagai raja di Bone, tetapi dia dikukuhkan sebagai The Connect Of The Big Raja Bugis yang memegang kedaulatan di wilayah sulawesi,” terangnya.

Menurutnya, dengan terjadinya kedaulatan ini maka pada saat itu terjadilah perjanjian Bungaya dimana tidak ada lagi raja yang saling menguasai satu dengan yang lainnya, pertikaian, perhelatan dan perbudakan dihilangkan disitulah pamor kelebihan orang Bone.

Selain Bone menjadi wilayah paling luas, populasi orang Bone juga cukup besar baik dalam daerah maupun di luar daerah. Data kami tercatat komunitas keluarga Bone di luar daerah 10 kali lipat lebih besar dari pada masyarakat Bone khususnya,” katanya.

Bupati Kolaka Utara Nur Rahman Umar, masyarakat Bugis Bone memiliki kontribusi besar dalam pembangunan daerah Kolut. Hampir semua bidang pekerjaan juga dilakoni etnis Bone.

“Kelebihannya mereka sudah berasimilasi dengan masyarakat etnis lain cukup lama sehingga memberikan warna tersendiri dalam kehidupan sosial masyarakat Kolut,” ungkapnya. (***)

Reporter : Andi Momang

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini