PKB Sultra Tegaskan Politik Kehadiran sebagai Fondasi Gerakan Partai

0
273
Ketua DPW PKB Sultra, Jaelani (kemeja putih) saat menghadiri agenda Pendidikan Kades Loyalis di Kolaka Utara

MCNEWSULTRA.ID, Lasusua – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Sulawesi Tenggara, Jaelani menegaskan bahwa politik kehadiran adalah fondasi utama gerakan partai.

Pernyataan ini disampaikan saat membuka Pendidikan Kader Loyalis yang digelar DPC PKB Kabupaten Kolaka Utara, Minggu (8/2/2026).

Jaelani menekankan, konsep tersebut menandai arah politik PKB yang tidak berhenti pada seremonial, tetapi hadir secara nyata di tengah masyarakat.

“Kaderisasi ini adalah kerja serius untuk membangun kekuatan partai yang terstruktur, masif, dan berpijak pada kebutuhan rakyat,” ujarnya.

Anggota Komisi IV DPR RI itu menjelaskan, dimulainya pendidikan kader dari Kolut adalah langkah awal membangun konsolidasi PKB yang sistematis dan berorientasi pada kepentingan publik di seluruh Sultra.

Kaderisasi diarahkan pada peningkatan kapasitas kader dan penguatan ideologi partai.

Menurut Jaelani, politik kehadiran menjadi pembeda PKB dengan partai lain.

“Kader PKB harus ada di desa-desa, mendengar langsung persoalan warga, dan ikut mencari solusi. Ini bukan slogan,” tegasnya.

Ia menilai tantangan terbesar partai politik saat ini adalah menjaga kepercayaan publik, yang hanya dapat dibangun melalui kerja nyata dan berkelanjutan.

“Strategi sehebat apa pun akan rapuh jika tidak menyentuh basis rakyat. PKB harus dibangun dari bawah,” tandasnya.

Ia juga mengingatkan kader agar tidak terjebak politik transaksional, melainkan fokus pada kerja ideologis dan struktural untuk keberlanjutan partai.

Dengan konsolidasi kuat dan politik kehadiran yang konsisten, Jaelani optimistis PKB dapat meningkatkan capaian politiknya di Sultra. (***)

Reporter : Andi Momang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini