
MCNEWSULTRA.ID, Lasusua – Yunus Bongkar resmi kembali menakhodai Asosiasi Pelaku Usaha Kuliner (APUK) Kolaka Utara Periode 2022-2027. Dia terpilih saat gelar Musyarawah Besar (Mubes) APUK Kolut digelar di Aula Islamic Center Masjid Agung Lasusua, Sabtu (12/3/2022).
Kegiatan mubes dengan tema membentuk pemimpin yang berkarakter, berani dan berintegritas tinggi demi kemajuan APUK menuju masyarakat Madani dihadiri pejabat, pelaku usaha kuliner, tokoh pemuda dan lainnya.
Diantaranya Anggota DPR RI Rusda Mahmud, Dirut PT Samospas Proteksi Indonesia Jefri Gurdip Singh, Bupati LSM LIRA Ahmad Yarib dan sebagainya.
Ketua APUK Kolut Yunus Bongkar berharap pasca mubes para pelaku usaha kuliner kembali solid guna kembali membenahi organisasi APUK.

“Tentu masih hal perlu kita benahi di organisasi ini. Tetapi saya optimis kita bisa mengemban amanah dengan dukungan dan perhatian pemerintah. Kita ingin usaha kuliner di Kolut bisa berkembang pesat,” tuturnya.
Menurutnya, bisnis kuliner di Indonesia Khususnya di kabupaten kolaka utara tetap jadi primadona dan memiliki potensi untuk terus berkembang. Di tengah peluang yang besar, bisnis kuliner memiliki tantangan yang menuntut pelaku usahanya mampu beradaptasi dan memenangkan persaingan, khususnya bagi pelaku usaha mikro.
Sedangkan Anggota Komisi VII DPR RI Rusda Mahmud menegaskan, meski digempur situasi Pandemi Covid-19, tetapi industri usaha kuliner masih bisa bertahan.
“Agar bisa bertahan ada beberapa hal diperhatikan, yaitu adaptasi, inovasi dan kreativitas serta kolaborasi. Artinya berani menerapkan konsep strategi usaha yang berbeda mulai produksi hingga pemasarannya,” terangnya.
Mantan Bupati Kolut itu juga mengingatkan agar pelaku usaha kuliner harus beradaptasi dengan teknologi dalam pemasaran produk. Kreatif dan inovatif dari sisi produk baik nama produk, kemasan, kualitas rasa dan higienisnya.
“Pada dasarnya karakter konsumen ingin selalu mencoba sesuatu yang baru, bercita rasa unik dan sehat. Terakhir adalah membangun jejaring sebagai media informasi, menguatkan dan mengembangkan usaha” ucapnya.
Dia pun mendorong pelaku usaha mikro dapat mengakses dan memanfaatkan program-programdi Kementerian Koperasi dan UKM. Seperti kemudahan berusaha dengan pendaftaran NIB (Nomor Induk Berusaha) dan sertifikasi produk seperti merek, S-PIRT, akses pembiayaan, promosi dan pemasaran, maupun bantuan hukum dan konsultasi usaha.
“Untuk mengemas cita rasa kuliner pelaku usaha di Kolut nanti kita adakan pelatihan di bawah bimbingan PT Samospas Proteksi Indonesia. Tujuannya agar pelaku usaha bisa membuat makanan cita rasa nusantara dan mancanegara, tetapi harga terjangkau,” tuturnya.
PT Samospas Proteksi Indonesia Jefri Gurdip Singh mengaku siap membina pelaku usaha kuliner di Kolut dilandasi hubungan kerja erat dengan Rusda Mahmud berbagai bidang usaha sejak Tahun 2018.
“Pak Rusda Mahmud saya cukup kenal dengan gagasannya yang luas. Saya kutip beliau ini peduli dengan penyerapan sumber daya manusia dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sultra, ” ujarnya.
Soal pembinaan pelaku usaha kuliner, khususnya di Kolut sangat penting agar mereka profesional mengelola usaha dan penghasilan pun bisa meningkat.
“Semula saya ingin melakukan pembinaan dari pusat, tetapi atas saran pak Rusda jangan, kita mulai usaha dari Kolaka Utara saja dulu. Iya daerah ini memang unik,” ucapnya. (***)
Reporter : Andi Momang



