Pengaspalan Jalan Lelewawo-Porehu Menuai Sorotan

0
572
Sejumlah warga saat menyatroni hasil proyek pengerjaan aspal Jalan Lelewawo-Porehu di Kabupaten Kolaka Utara.

MCNEWSULTRA.ID, Lasusua – Kualitas proyek pengaspalan ruas jalan Lelewawo-Porehu di Kabupaten Kolaka Utara disoroti warga setempat.

Pasalnya, salah satu ruas jalan yang telah diaspal masih bisa dikupas hanya menggunakan tangan. Itu dibuktikan dengan beredarnya video berdurasi 53 detik di sosial media WhatsApp.

“Ini belum apa-apa sudah mulai keropos. Belum apa-apa ini. Kerjaan kaya ular, bengkok-bengkok. Kerjaan paling tidak beres,” ungkap warga dalam unggahan video itu sambil menyebut nama seseorang yang diduga adalah rekanan proyek.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kolaka Utara, Syahrul mengatakan, proyek peningkatan ruas jalan Lelewawo – Porehu bersumber dari APBN melalui dana Instruksi Presiden (Inpres). Kewenangannya berada di Balai Jalan provinsi Sulawesi Tenggara.

“Semua dana Inpres dikelola langsung oleh Balai, kami hanya mengusulkan saja. Terkait lelang proyek, fisik, keuangan, konsultan, dan PPK-nya itu sepenuhnya kembali ke balai,” terangnya, Rabu (25/10/2023).

Terkait vidio yang beredar, lanjutnya, kami telah komunikasi dengan PPK proyek itu. Ruas jalan tersebut baru saja di padatkan (aspal), kemudian truk pengangkut material steering di titik itu sehingga terjadi kupasan aspal.

“Tapi hanya dititik itu. Truk muatan 8 ton, kemudian steering di titik itu (aspal baru.red) dengan posisi mobil tidak bergerak pasti ada sedikit bekas. Tapi, pasti mereka benahi,” jelasnya.

Mengenai pengaspalan ruas jalan yang berkelok-kelok, ia sudah sampaikan ke pengawas dan mereka berjanji akan merapikan.

“Itu akan dirapikan kembali, kan saat ini masih proses pengerjaan. Bahu jalannya nanti akan di beton,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kolaka Utara, Mukramin menegaskan, pengaspalan Lelewawo – Porehu menggunakan dana Inpres. Kewenangan instansinya hanya sebatas kordinasi dan sosial control.

“Terkait kegiatan dan tanggung jawab berada di Balai,” tegasnya.

Kata Mukramin, dia telah berkordinasi langsung dengan PPK proyek. Ruas jalan baru selesai pemadatan. Masuk kendaraan berikutnya untuk putaran kedua, mereka hauling di titik itu.

“Akhirnya terjadi seperti itu. Saya yakin pihak Balai akan melakukan pengawasan ketat. Mereka pasti melakukan perbaikan, kegiatan ini masih proses belum selesai. Bahu jalannya pun nanti akan dibeton,” urainya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kolaka Utara, Buhari Djumas berharap pengaspalan ruas jalan Lelewawo – Porehu yang menggunakan Dana Inpres Rp 24 miliar dapat dikerjakan sesuai baik sesuai peraturan dan syarat pelaksanaan suatu pekerjaan atau proyek.

“Kita bersyukur karena jalur alternatif Lelewawo – Tanggaruru – Tinuna sudah kelar, tolong dikerjakan dengan baik tidak asal-asalan,” pintanya. (***)

Reporter : Andi Momang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini