Parinringi Sebut Lima Kebijakan Pembangunan Kolut 2024

0
371
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Kabupaten Kolaka Utara, di Desa Ulu Wolo, Kecamatan Wawo, Senin (20/2/2023).

MCNEWSULTRA.ID, Lasusua – Pj Bupati Kolaka Utara Parinringi mengungkapkan, terdapat lima persoalan penting dan krusial yang menjadi perhatian dalam menyusun program kebijakan pembangunan tahun 2024 mendatang.

Kelimanya yakni, upaya pencapaian indikator makro dan pemulihan ekonomi pasca pandemi covid-19. Kemudian, terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan optimalisasi belanja serta percepatan penurunan kemiskinan ekstrem dan stunting.

Olehnya, lanjut Kepala DPMPTSP Provinsi Sultra itu, penyusuaian program di tingkat kecamatan perlu disingkronkan dengan arahan prioritas pembangunan provinsi dan nasional.

“Ini merupakan forum pelaku pembangunan untuk membahas hasil daftar usulan dari desa/kelurahan. Ruang ini sekaligus memberi masukan penyempurnaan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kolut 2024,” ujarnya saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) di Desa Ulu Wolo, Kecamatan Wawo, Senin (20/2/2023).

Soal indikator makro, Alumni STIEM Makassar itu menjelaskan, geliat ekonomi Kolut sempat stagnan akibat ditekan pandemi Covid-19.

Pendapatan per kapita tetap relatif sama dari angka Rp 57,50 juta pada 2019 menjadi Rp 57,47 juta pada 2020.

Realisasi pendapatan dan belanja daerah sebelumnya telah diintervensi dari angka 85,29 persen menjadi 89 persen.

“Tahun ini Pemkab Kolut memproyeksi pendapatan daerah sebesar Rp 904,14 milyar sehingga optimalisasi belanja daerah perlu direncanakan dengan matang,” tukasnya.

Mantan Wakil Bupati Konawe itu juga mengingatkan, percepatan penurunan kemiskinan ekstrem dan stunting harus menjadi perhatian khusus.

Ia bahkan telah meminta jajaran Pemkab Kolut melakukan tracking desa-desa yang masuk miskin ekstrem tersebut untuk memvalidasi fakta di lapangan.

“Adapun kasus stunting di Kolut berada pada angka 24,8 persen. Saya minta semua pihak hingga tingkat desa menyelesaikan persoalan tersebut,” harapnya.

Untuk diketahui, usai di Desa Ulu Wawo, lokasi Musrembang selanjutnya yakni, di Kantor Camat Kodeoha, Kelurahan Lapai, Pakue dan Kecamatan Batu Putih. (**)

Reporter : Andi Momang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini