Musrenbang RKPD 2026 Kolaka Timur, Fokus Pembangunan Berkelanjutan

0
96
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Kolaka Timur untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026

MCNEWSULTRA.ID, Tirawuta – Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Pemda Koltim ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, DPRD, akademisi, tokoh masyarakat, serta perwakilan TNI-Polri.

Wakil Bupati Koltim, Yosep Sahaka dalam sambutannya menegaskan, Musrenbang bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis untuk memastikan pembangunan Koltim sejalan dengan RPJMD 2025-2029.

“Hasil Musrenbang desa dan kelurahan telah dirangkum, dan kini kita bahas bersama di tingkat kabupaten. Partisipasi aktif semua pihak sangat penting agar RKPD 2026 benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya, Rabu (26/3/2025).

Ia menyoroti sejumlah tantangan prioritas, seperti penurunan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi, dan penciptaan lapangan kerja.

Dr. Mustakim Darwis, Kepala Bappeda & Litbang Koltim, menjelaskan bahwa RKPD 2026 harus selaras dengan kebijakan provinsi dan nasional.

“Kita tidak boleh bekerja sendiri. Perencanaan pembangunan harus terintegrasi, mulai dari tingkat desa hingga nasional, agar lebih efektif,” ujarnya.

Hal senada disampaikan J. Robert, Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tenggara, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk pembangunan berkelanjutan.

Ketua DPRD Koltim, Hj Jumhani, mengapresiasi forum ini sebagai wadah penampungan aspirasi masyarakat.

“Perbedaan pandangan harus diselesaikan dengan musyawarah. DPRD siap mendorong kebijakan yang pro-rakyat dan berdampak nyata,” katanya.

Musrenbang juga menghadirkan narasumber dari Bappenas Regional 2 dan Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk memberikan perspektif berbasis data dan pengalaman empiris.

Di akhir acara, Wabup Koltim kembali menegaskan pentingnya implementasi hasil Musrenbang.

“RKPD 2026 bukan sekadar dokumen, tapi peta jalan pembangunan. Dengan gotong royong, Koltim bisa lebih maju dan sejahtera,” tutup Yosep Sahaka.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan OPD, camat, kepala desa, TNI-Polri, serta tokoh masyarakat, menunjukkan komitmen kolektif untuk pembangunan Koltim yang inklusif. (***)

Reporter : wawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini