
MCNEWSULTRA.ID, Lasusua – Tepat di hari 15 ramadan, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menggelar safari Ramadan di Kecamatan Tiwu. Di momen itu Bupati Nur Rahman Umar membeberkan pencapaian pembangunan selama empat tahun memimpin.
Dalam memimpin Kolut, Nur Rahman mengakui kondisi pembangunan sedikit goyah dalam dua tahun terakhir. Dampak Pandemi Covid-19 memicu pelambatan pertumbuhan ekonomi yang mentok di angka 2,66 persen.
Namun kondisi tidak mematahkan semangat pemerintah daerah untuk terus membangun. Dengan kondisi keterbatasan anggaran pemerintah mempertimbangkan pembangunan skala prioritas demi kesejahteraan masyarakat.
“Kami menyadari masih banyak target kinerja daerah yang belum dituntaskan baik target makro maupun sektoral. Hal itu disebabkan karena refocusing anggaran akibat pandemi Covid-19,” jelasnya, Sabtu (16/4/2022)
Dari aspek pengelolaan anggaran, kata dia, Pemkab Kolut berhasil mempertahankan prestasi predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berdasarkan realisasi APBD 2021.
“Indikator lainnya juga dapat dilihat dari Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintahan (Sakip) yang sebelumnya dari predikat C kini meningkat hingga menghasilkan predikat B,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kolut Abbas memaparkan keberhasilan atau capaian program pendidikan dan kesehatan. Ia mengajak masyarakat Kolaka Utara untuk menjaga ketertiban.
“Kurangi saling menjelek-jelekan antar sesama karena sesungguhnya hal itu akan merusak atau berpotensi menciptakan kegaduhan dan dapat merusak kedamaian di daerah yang kita cintai ini,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Kolaka Utara juga menyerahkan bantuan zakat mal atau santunan keluarga fakir dan miskin se Kabupaten Kolaka Utara. (***)
Reporter : Andi Momang



