Konflik Pilkades Berujung Duel Badik di Kolaka Utara

0
466
Tampak dua pria di Kolaka Utara yang terlibat duel badik akibat beda pilihan dalam Pilkades serentak beberapa hari lalu

MCNEWSULTRA.ID, Lasusua – Setelah video pembongkaran rumah viral di media sosial WhatsApp dan Facebook. Kali ini video adu keris (badik) dua orang pria di Kabupaten Kolaka Utara viral di media WhatsApp.

Informasi dihimpun MCNewsultra id, peristiwa adu badik dalam video berdurasi 2 menit 50 detik itu, terjadi di Desa Lawaki Jaya, Kecamatan Tolala, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara gegara pemilihan kepala desa (pilkades).

Dalam video yang direkam oleh salah seorang warga di tempat kerjadian perkara (TKP), menunjukkan seorang pria mengeluarkan badik dan memutar-mutar sambil memanggil pria berbaju kuning untuk adu badik.

Dalam video juga terdengar si perekaman mengingatkan pihak bertikai untuk sadar.  “Maringerraki e (sadarki) istigfarki istighfarki istigfarki istighfarki panya (bapaknya) Nandar,” pintanya sambil merekam video, saat hari pemilihan cakades, Minggu 30 April 2023 lalu.

Dari arah lain juga terdengar teriakan seseorang menggunakan bahasa daerah Bugis yang meminta pria membawa badik untuk sadar.

“Ta padecengi paringerra’ta (perbaiki ingatanmu),” teriak pria lain dalam video tersebut.

Meski demikian, pria yang dipanggil Bapak Nandar dalam video itu tidak mengindahkan dan tetap menantang lelaki berbaju kuning untuk adu badik.

Perkelahian satu lawan satu menggunakan senjata tajam akhirnya tak terelakkan. Beruntung warga setempat sigap melerai keduanya sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades tingkat Kabupaten Kolaka Utara, Muchlis Bahtiar membenarkan peristiwa itu terjadi di wilayah Kecamatan Tolala.

“Saya baru saja bicara dengan Camat Tolala, memang hari H (Minggu, 30/4/2023) ada kejadian seperti itu tapi sudah diamankan oleh pihak kepolisian,” terangnya, Selasa (2/5/2023).

Meski sudah aman lanjutnya, ia tetap memerintahkan Camat Tolala untuk memastikan kondisi di Desa Lawaki Jaya.

“Saya tetap meminta Camat Tolala ke sana untuk memastikan bahwa kondisinya sudah betul-betul aman, karena di sana tidak ada jaringan telepon,” jelasnya.

Hasil penelusuran kedua pihak bertikai yakni Ismail Lawu warga Desa Lawaki Jaya (pria yang membawa badik) dan Alle (pria berbaju kuning) telah diamankan di Polsek Tolala.

Kedua mengaku khilaf dan saling meminta maaf serta berjanji tidak akan mengulangi kejadian tersebut. (***)

Reporter : Andi Momang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini