
MCNEWSULTRA.ID, Lasusua – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Kolaka Utara tidak hanya dimaknai sebagai pelaksanaan ibadah kurban semata, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial, keteguhan iman, dan persatuan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kolaka Utara, Nur Rahman Umar, dalam sambutannya pada pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 H/2026 M di Masjid Agung Bahru Rasyid Wal Ittihad.
Bupati menyoroti makna besar Idul Adha yang mengingatkan umat Islam pada keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS tentang keikhlasan serta ketaatan menjalankan perintah Allah SWT.
Menurutnya, kisah Nabi Ibrahim bukan sekadar sejarah keagamaan, melainkan pelajaran tentang membangun keluarga dengan fondasi keimanan yang kuat hingga melahirkan generasi tangguh, taat, dan berketeguhan hati.
“Keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail harus menjadi inspirasi dalam kehidupan masyarakat, bukan hanya dalam ritual ibadah tetapi juga dalam perilaku sehari-hari,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa Idul Adha menjadi ruang memperkuat rasa peduli terhadap sesama melalui pembagian hewan kurban.
“Hakikat hari raya adalah memastikan tidak ada yang tertinggal dari rasa bahagia,” katanya.
Ia turut mengajak masyarakat mendoakan 140 jamaah haji asal Kolaka Utara yang tergabung dalam Kloter 35 Embarkasi Makassar.
Pada Idul Adha tahun ini, jumlah hewan kurban mencapai 803 ekor, terdiri dari 781 sapi dan 22 kambing.
Salah satu yang menarik perhatian adalah bantuan kemasyarakatan Presiden RI Prabowo Subianto berupa sapi limosin berbobot 996 kg yang disembelih di Desa Watuliu.
Nur Rahman Umar berharap Idul Adha memperkuat kebersamaan dan persatuan membangun Kolaka Utara yang madani, maju, berdaya saing, dan berkelanjutan. (***)
Reporter : Andi Momang



