Galang Pemilih Milenial, Andalanku Kolut Solidkan ‘Mesin’ Politisi Muda

0
1050

Kantong pemilih milenial menjadi basis potensial memenangkan pertarungan pilkada. Segmen ini umumnya dikategorikan pemilih psikologis, standarnya sederhana dalam memilih yaitu sebatas suka atau tidak suka terhadap pasangan figur.

Jumlahnya pun cukup signifikan, proses pendekatan tak serumit menggalang suara basis pemilih rasional yang secara kuantitas jumlahnya pun kurang dari pemilih psikologis.

Dari kisaran angka 90 ribuan DPT Kolaka Utara, segmen milenial di wilayah tersebut masuk pertimbangan prioritas pasangan Balon Anton-Abbas di Pilkada Kolut 2024.

Laporan, ANDI MOMANG, Lasusua

MCNEWSULTRA.ID – Dukungan dua partai politik besar pada pasangan bakal calon Bupati dan Bupati Kolut Anton-Abbas di Pilkada 2024, relatif berdampak pada tingkat bargaining position paslon berjargon Andalanku Kolut itu.

Diketahui, Paslon Anton-Abbas maju pilkada atas dukungan Partai Kebangkitan Bangsa dan PDIP. Kedua parpol itu mencatatkan diri sebagai peraih suara terbanyak dalam Pemilu 2024 di Kabupaten Kolaka Utara.

PKB berada di posisi puncak dengan torehan total 18.896 suara, sedangkan PDIP meraih total 13.635 suara berada di peringkat ketiga di bawah Partai Nasdem dengan capaian 16.022 suara.

Pencapaian PKB maupun PDIP tersebut di kancah pemilu membuktikan masyarakat masih memberikan kepercayaan penuh pada para legislator terpilih dari kedua parpol untuk bisa menyuarakan kepentingan publik luas.

Tak heran bila Paslon Anton-Abbas sangat berharap ‘sentuhan’ atau peran optimal para politisi muda yang sukses lolos menjadi anggota Parlemen Kolut Periode 2024-2029. Khususnya, menggaet suara segmen pemilih milenial dan Gen Z yang didominasi pemilih pemula.

Sebut saja figuritas Agusdin, Politisi muda PDIP Kolut yang kini memimpin Partai berlogo Banteng Merah Moncong Putih Kolut itu tergolong cukup lama berkiprah di parlemen. Pemilu 2024 ini Agusdin mampu pertahankan posisinya sebagai Anggota DPRD Kolut untuk kedua kalinya.

Masih di lapisan PDIP, terdapat juga legislator PDIP terpilih seperti Nasir Banna (Zona I), Ansar Ahosa (Zona 2) dan Suparman (Zona 3). Pemenang puncak Pemilu 2024 yakni PKB dipastikan akan mengandalkan kekuatan sederet politisi muda seperti Hj Ulfa Haeruddin yang kini masih berstatus Wakil Ketua DPRD Kolut dan terpilih sebagai aleg dari Zona 1.

Lalu ada pula Hj Sukmawati, Aleg PKB terpilih dari Zona 2. Dan, di zona 3 bercokol aleg terpilih PKB yakni Muhammad Syair, Samsir dan Alimuddin. Paslon Andalanku Kolut juga sangat memperhitungkan pengaruh dua politisi lainnya yaitu Martani Mustafa (PKB) dan Arifuddin (PDIP).

Jafat CTB, Politisi PDIP Kolut menuturkan, basis milenial dan gen Z bagi Paslon Anton-Abbas bukan sekadar diskusi kepentingan pilkada, tetapi terbesit upaya khusus meningkatkan angka partisipasi pemilih pada kedua segmen tersebut dalam pilkada 2024.

Dua politisi handal Kolut yang siapkan menangkan Paslon Anton-Abbas di Pilkada 2024 yakni Ketua DPC PDIP Kolut Agusdin (Kemeja merah) dan Hj Ulfa Haruddin (Hijab hijau) dalam agenda deklarasi paslon beberapa waktu lalu

“Dasar berpikirnya jelas secara nasional angka partisipasi pemilu dalam Pemilu baru-baru ini lebih rendah dibanding Pemilu 2019, meski masih di atas 81 persen. Teridentifikasi turun karena animo pemilih milinenial dan Gen Z karena distorsi informasi,” terangnya, Senin (9/9/2024).

Dasar itu, kata Mantan Anggota DPRD Sultra itu, Paslon Anton-Abbas mendorong para politisi muda PKB dan PDIP untuk membangun atau membuka ruang diskusi yang lebih konstruktif dengan pemilih milenial dan Gen Z.

“Minimal selain menyosialisasikan program unggulan Paslon Anton-Abbas, soliditas politisi muda nanti kita harapkan bisa memberikan pencerahan politik pada para pemilih milenial dan pemula. Jadi mesti terinformasi semua,” katanya.

Senada dengan itu, Politisi PKB Martani Mustafa sependapat dengan pernyataan Jafar. Anggota DPRD Kolut itu menekankan bahwa para generasi muda Kolaka Utara mesti mendapat asupan kognitif seputar pilkada yang sehat.

“Generasi muda itu pelanjut estafet kepemimpinan daerah di masa-masa mendatang. Jadi tim Anton-Abbas terbuka untuk berdiskusi secara transparan dan akuntabel apa yang menjadi keinginan kaum muda Kolut di lima tahun mendatang,” tukasnya. (***)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini