BPS Kolut Siapkan 188 Petugas Sensus Pertanian

0
315
Pembukaan kegiatan pelatihan petugas sensus pertanian 2023 di Kabupaten Kolaka Utara

MCNEWSULTRA.ID, Lasusua — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) menyiapkan 188 orang untuk melakukan sensus pertanian di 583 dusun tersebar di 133 desa/kelurahan dan 15 kecamatan.

Menurut Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, Parinringi sensus pertanian 2023 dilakukan untuk melengkapi data yang berkembang pesat dan dinamis, menjawab kebutuhan data baik nasional maupun internasional.

“Sensus ini dirancang untuk memperoleh hasil yang berstandar internasional dengan mengacu pada program food and Agricultural Organiscation (FAO),” terangnya, Rabu (23/5/2023).

Kata dia, targetnya bagaimana kita bisa mengukur rata-rata pendapatan perkapita masyarakat atau Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang didalamnya mencakup 9 sektor, antara lain pertanian, kehutanan, perikanan dan lainnya.

“Kegiatan ini penting dan sangat diperlukan untuk menghasilkan data disektor pertanian yang akurat dan terkini sebagai acuan pemerintah maupun stakeholder dalam merumuskan kebijakan baik untuk kepentingan intern maupun kepentingan nasional,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, sektor pertanian merupakan sektor yang dapat memberikan kontribusi pada perekonomian nasional, penyerapan tenaga kerja, penyumbang devisa tinggi.

Khususnya, kata dia, sektor agrobisnis maupun penghasil bahan baku pada industri hilir yang mengelola hasil pertanian menunjukkan kalau sektor pertanian dapat bertahan dalam krisis ekonomi.

“Saya berharap para petugas sensus nantinya dapat melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggungjawab. Dipundak kalian semua tertitip harapan untuk mendapatkan data pertanian yang lengkap akurat dan mutahir,” imbuhnya.

Kepala BPS Kolaka Utara, Sidik menuturkan, tujuan utama sensus pertanian yakni mendapatkan data struktur pertanian yang lengkap dan akurat untuk bahan perencanaan maupun evaluasi hasil-hasil pembangunan khususnya di bidang pertanian.

“Sensus di gelar selama dua bulan terhitung sejak tanggal 1 Juni sampai 31 Juli 2023 dengan sasaran 100 persen penduduk melibatkan 188 orang. Hari ini kita adakan pelatihan untuk para petugas lapangan,” bebernya.

Sidik berharap, masyarakat dapat bekerjasama memberikan informasi yang benar sehingga data yang dihasilkan failed dan akurat. (***)

Reporter : Andi Momang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini