Batalyon C Pelopor Satbrimob Totallang Bidik Kejahatan Intensitas Tinggi

0
449
Tampak Pasukan Batalyon C Pelopor Satbrimob Totallang, Kolaka Utara

MCNEWSULTRA.ID, Lasusua — Sejak resmi berubah status, Batalyon C Pelopor Satbrimod Totallang siap membackup pengamanan di wilayah Kabupaten Kolaka Utara.

Perubahan status dari Kompi Yon C Pelopor Totalallang ke Batalyon C Pelopor berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor : Kep / 1884 / XII / 2021 dengan Tunggul Satya Dharma Waspada.

“Perubahan status itu sudah diresmikan Kapolda pada Februari 2022 lalu,” ungkap Danyon Pelopor C Satbrimob Totallang, Kompol Aris Rallang dalam gelar ngopi bareng bersama wartawan, Sabtu (13/8/2022) malam.

Disebutkan, Satuan Brimob Polda Sultra saat ini memiliki personil berkisar 961 orang terdiri staf satuan yaitu bagian Intel, Operasional, Personil, Logistik,Sub bagian Renmin yang mengurus kesejahteraan personil dan bagian pelayanan markas (yanma) yang bertugas mengurus bagian dalam kantor kemudian di bagian Operasionalnya memiliki 3 Batalyon.

Aris Rallang merinci keberadaan Batalyon tersebut masing-masing, A di Kendari,B di Kota Bau – Bau dan C di Totallang, Kolaka Utara dan ditambah satu Detasemen Gegana.

“Tugas kami adalah menangani kejahatan yang berintensitas tinggi termasuk senjata api, kimia, biologi,dan radio aktif Selain dari itu juga menjaga membackup wilayah Sulawesi Tenggara khususnya dan umumnya seluruh wilayah NKRI,” terangnya

Sekilas, kata dia, tugas Brimob tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat kecuali pihak Polres karena mereka adalah pelayanan. Namun tugasnya membackup Polres bila situasi sangat urgensi harus melibatkan pasukan brimob.

“Itupun ada mekanisme kerjanya, Polres harus melapor ke Polda dulu baru dari situ perintahnya turun ke kami. Jadi tidak langsung karena Brimob bukan bawahan Polres,” ujarnya.

Namun dalam situasi tertentu bisa juga langsung koordinasi bila pengamanan sangat mendesak. Pertimbangannya bila merujuk ke

“Saat ini jumlah personil Brimob di Kolut kini berjumlah 200 orang. Sebelum berubah status jumlahnya hanya 54 orang. Tetapi saat baru ada 101 orang, sisanya masih di Kendari masih menunggu ketersediaan tempat tinggal di Kolut,” terangnya.

Sedangkan sebanyak 57 orang personil untuk sementara masih tinggal di kantor dengan memanfaatkan 30 ruangan. Namun tahun Polda Sultra akan menambah asrama atau barak untuk menetap personil.

“Saya berharap selaku komandan Batalyon C kepada masyarakat bisa menerima keberadaan kami sebagai warga yang baru. selain dari itu juga kami siap membantu mengatasi permasalahan yang sifatnya melampaui batas sifatnya anarkis dan bukan saja di wilayah ini tetapi seluruh wilayah NKRI,” tegasnya. (***)

Reporter : Andi Momang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini