Banjir Kembali Menimpa Warga Kolaka Utara

1
2749
Kondisi warga di Kolaka Utara terendam banjir

MCNEWSULTRA.ID, Lasusua — Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara sejak Senin malam membuat dua desa dan satu kelurahan terendam banjir.

Tercatat sebanyak 211 unit rumah masih tergenang dengan ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa, Selasa (2/5/2023).

Dua desa dan satu kelurahan yang terendam yakni Tahibua, Kecamatan Tiwu sejumlah 60 unit rumah, Patowonua, Kecamatan Lasusua 31 unit dan 120 rumah di Kelurahan Lapai, Kecamatan Ngapa.

Pj Bupati, Parinringi yang terjun ke Kelurahan Lapai memantau kondisi warganya mengatakan pihaknya telah mengerahkan dinas PU guna melakukan penggalian saluran air. Sejumlah drainase dinilai tidak optimal dan terdapat sumbatan di sejumlah titik.

“Kami berupaya memastikan jika genangan air lekas surut,” ujarnya

Pihaknya juga telah menyiapkan pompa air untuk melakukan penyedotan genangan di rumah-rumah masyarakat guna disalurkan ke sungai. Kendaraan pemadam juga telah dikerahkan ke lokasi membantu warga melakukan penyemprotan endapan lumpur akibat banjir.

Kepala BPBD Kolut, Andi Faizal mengatakan banjir di Desa Patowonua telah surut. Penyebab utamanya akibat drainase yang buruk. Air tidak mengalir karena tersumbat dan meluber ke rumah-rumah warga.

“Perlahan surut. Rumah yang masih tergenang telah dilakukan penyedotan menggunakan mesin pompa,” katanya.

Dikatakan, sungai di Desa Tojabi juga meluap karena dekker jalan Trans Sulawesi tersumbat sampah pepohonan. Akibatnya, perumahan BTN di wilayah setempat tergenang.

“Dinding jalan Trans Sulawesi di Desa Katoi juga sempat longsor dan telah ditangani menggunakan alat berat. Lalu lintas normal,” pungkasnya.

Selain BPBD, Dinsos Kolut juga telah terjun ke Lokasi banjir guna mendata korban terdampak untuk disalurkan bantuan. (***)

Reporter : Andi Momang

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini