
MCNEWSULTRA.ID, Wanggudu – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) menunjukkan komitmen kuat dalam membangun perekonomian masyarakat, khususnya di sektor Pertanian dan Ketahanan Pangan (P2K).
Sekitar 80 persen penduduk Konut bergantung pada sektor ini sebagai sumber penghidupan.
Untuk mendukung petani, Pemkab Konut mengalokasikan total anggaran sebesar Rp24 miliar. Sekira Rp14 miliar di antaranya untuk pertanian dan Rp8 miliar untuk ketahanan pangan. Anggaran itu disiapkan usai melewati proses efisiensi.
Dana tersebut dikelola oleh Dinas Pertanian dan akan digunakan untuk pengadaan bibit serta pupuk gratis bagi petani.
“Jadi Rp14 miliar untuk bibit dan pupuk khusus petani, serta Rp8 miliar untuk bibit sawit. Setiap keluarga akan mendapat jatah dua hektar lahan sawit secara gratis,” ungkap Bupati Konut, Ikbar saat meluncurkan program penyaluran beras gratis bersama Bulog di Desa Larobende, Kecamatan Andowia, Kamis (24/7/2025).
Komitmen Pemda Konut mendapat perhatian dari Kementerian Pertanian. Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, memberikan bantuan berupa 500 hektar untuk pembukaan sawah baru dan 350 hektar untuk rehabilitasi sawah.
“Alhamdulillah, kami mendapat arahan langsung dari Pak Menteri untuk program ini,” ujarnya.
Selain itu, Pemda Konut juga telah menginstruksikan penggunaan 20 persen Dana Desa (DD) untuk program ketahanan pangan.
Ikbar memperingatkan kepala desa agar menggunakan dana tersebut sesuai petunjuk teknis dan melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).
“Kami akan mengawasi langsung. Jangan sampai dana digunakan tidak sesuai tujuan,” tegasnya.
Untuk memastikan pelaksanaan program, Pemda Konut membentuk tim pengawas yang akan melakukan monitoring dan evaluasi setiap bulan. Sanksi tegas akan diberikan kepada desa yang menyalahgunakan dana.
“Beberapa desa sudah kami peringatkan karena menggunakan dana ketahanan pangan untuk hal lain, seperti pengadaan bibit,” tandasnya.
Dengan langkah-langkah ini, Pemkab Konut berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor P2K. (***)
Reporter : wawan



