Baru Urus Izin, PT SIP Bombana Bergerak Nyata bagi Warga

0
333
Pembenahan jalan di di Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, Bombana yang dilakukan PT PT Sultra Industrial Park (SIP)

MCNEWSULTRA.ID, Rarowatu – Kehadiran PT Sultra Industrial Park (SIP) di Kabupaten Bombana, yang masih dalam tahap pengurusan dan pelengkapan dokumen perizinan, telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat setempat.

Perusahaan yang akan membangun kawasan industri ini memang belum resmi beroperasi, namun berbagai infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, drainase, dan saluran irigasi sudah dibangun untuk kepentingan warga di lokasi izin usahanya.

Berbagai infrastruktur yang dibenahi oleh PT SIP tersebut terletak di Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara.

Untuk akses jalan misalnya, perusahaan asal Jakarta ini menyulap jalur keluar masuk penduduk setempat dari yang sempit menjadi lebar, serta lintasan bergelombang dan berbatu menjadi mulus.

Tidak hanya itu, di sepanjang bulevar tersebut, perusahaan juga turut membenahi jembatan yang rusak dan nyaris rubuh dengan memasangkan buis beton sehingga kembali kokoh dan kuat.

Permintaan perbaikan infrastruktur dasar itu justru datang dari masyarakat setempat.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Desa Wumbubangka, Karman, yang mengaku bahwa warganya sudah bertahun-tahun menikmati jalan rusak antara Tembe dan Wumbubangka.

“Kami yang bermohon di perusahaan (PT SIP) agar jalan, jembatan, drainase dan saluran irigasi diperbaiki. Alhamdulillah direspon dan dikerjakan dengan cepat,” ujar Karman kepada awak media, Minggu (9/8/2026).

Karman menyebutkan bahwa perubahan drastis terjadi hanya dalam tempo sekitar tiga bulan sejak kehadiran PT SIP di Bombana.

Jalan sepanjang hampir sebelas kilometer yang sebelumnya sempit, berbatu, dan bergelombang, bahkan hingga rumput di kedua sisi jalan bertemu di tengah, kini telah berubah drastis.

“Sekarang berubah drastis. Rumput yang ketemu di tengah jalan sudah tidak ada. Jalan sudah mulus, lebarnya antara 7 sampai 8 meter,” katanya.

Dengan kondisi tersebut, akses keluar masuk dari Wumbubangka ke Tembe yang sebelumnya memakan waktu 30 menit, kini tidak sampai 10 menit.

Camat Rarowatu Utara, Hajar Aswad, juga merasakan manfaat kehadiran PT SIP.

Menurutnya, meskipun belum beroperasi, perusahaan telah menunjukkan kepedulian terhadap keluhan dan kebutuhan masyarakat.

Ia mengungkapkan bahwa PT SIP tidak hanya fokus pada jalur utama, tetapi juga membuka akses jalan dari Satuan Permukiman (SP) 2 menuju SP 9 yang sebelumnya hanya bisa dilalui roda dua, kini dapat dilintasi kendaraan roda empat dengan panjang perbaikan sekitar 5 kilometer.

“Jalannya juga lebar dan mulus. Jadi nanti ada PT SIP, jalan SP 2 ke SP 9 bisa diakses mobil,” jelas Hajar.

Lebih lanjut, Hajar menambahkan bahwa PT SIP juga membuat bendungan, memperbaiki saluran irigasi, dan membenahi drainase di Wumbubangka dan sekitarnya untuk mengantisipasi musim kemarau.

“Kalau tidak diperbaiki saluran airnya, biasanya terjadi kekeringan. Bahkan saat ini sudah ada sawah warga yang kering. Makanya, petani meminta PT SIP untuk membenahi irigasi dan drainase. Permintaan ini juga sudah dipenuhi PT SIP,” ujarnya.

Untuk memenuhi semua permintaan masyarakat tersebut, PT SIP menurunkan 8 unit alat berat mulai dari excavator dan bulldozer, 10 unit truk, serta 2 unit rumah pompa darurat yang disebar di beberapa titik guna merehabilitasi jalan, jembatan, irigasi, dan persawahan.

Manfaat serupa juga dirasakan oleh Kelompok Tani BP Sejahtera di Desa Wumbubangka.

Ketua kelompok, Sudirman, mengungkapkan bahwa keluhan petani selama ini mengenai aliran air sungai yang tertutup akibat aktivitas pertambangan emas yang sudah belasan tahun beroperasi mulai terurai setelah mereka meminta bantuan kepada manajemen PT SIP.

“Kami mengeluhkan daerah aliran sungai yang tertutup material galian tambang emas, dan langsung dipenuhi PT SIP,” kata Sudirman.

Menindaklanjuti keluhan tersebut, perusahaan asal Jakarta itu langsung menurunkan alat berat untuk membersihkan aliran sungai dan bahkan membangun waduk sementara guna menampung serta mendistribusikan air ke berbagai kawasan persawahan di Wumbubangka.

Meskipun kegiatan operasional resmi belum dimulai, kepedulian PT SIP terhadap keluhan masyarakat melalui perbaikan infrastruktur publik dinilai sebagai langkah awal yang positif dalam mendukung iklim investasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga Bombana. (war)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini