Abdurrahman Shaleh Resmi Menjabat Sekretaris Jenderal DPP IKA UII

0
501
(Kiri-kanan) Pose bersama Fathul Wahid (Rektor UII Yogyakarta), Abdurrahman Shaleh Sekjen DPP IKA UII ), Mahfud MD (Ketua Dewan Penasehat), Ari Yusuf Amir (Ketua Umum DPP IKA UII), Tito Karnavian (Menteri Dalam Negeri), Rifqinizamy Karsayuda (Wakteum) dan Suparman Marzuki (Ketua Dewan Pakar)

MCNEWSULTRA.ID, Jakarta – Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA UII) resmi melantik Ari Yusuf Amir sebagai Ketua Umum dan Abdurrahman Shaleh selaku Sekretaris Jenderal DPP IKA UII Periode 2025-2030.

Untuk DPP, total jumlah pengurus yang dilantik adalah sebanyak 276 (dua ratus tujuh puluh enam) pengurus dengan rincian 11 (sebelas) Dewan Pembina, 16 (enam belas) Dewan Penasihat, 17 (tujuh belas) Dewan Pakar, dan 232 (dua ratus tiga puluh dua) pengurus inti.

Acara pelantikan pengurus DPP IKA UII & DPW Jakarta IKA UII berlangsung secara khidmat di Birawa Hall Hotel Bidakara, Jakarta.

Di momen itu juga, Sekjen Abdurrahman Shaleh melantik pengurus DPW IKA UII Jakarta Periode 2025-2030 sebanyak 140 orang dengan rincian 10 Dewan Penasihat dan 130 pengurus inti.

Diketahui Abdurrahman Shaleh adalah mantan Ketua DPRD Sultra dua periode. Tetap berkiprah sebagai Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sultra, lalu dipercaya menjadi Penasehat Menteri Desa dan PPDT RI.

Kepengurusan baru ini adalah produk Musyawarah Nasional (Munas) di Semarang pada pertengahan Februari 2025 lalu, pelantikan ini menjadi momen penting dalam perjalanan organisasi alumni perguruan tinggi Islam tertua di Indonesia.

Dalam sambutannya, Ari menekankan pentingnya peran alumni UII dalam membawa perubahan nyata bagi bangsa dan umat.

Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan juga sebagai penanda awal perjalanan baru bagi IKA UII untuk mengabdi bagi nusa dan bangsa.

Sekretaris Jenderal DPP IKA UII Abdurrahman Shaleh saat melantik Pengurus DPW IKA UII Jakarta Periode 2025-2030

“Acara ini adalah manifestasi dari komitmen kita terhadap umat dan bangsa. Kita harus menyadari bahwa perjalanan ini bukanlah akhir, tetapi titik awal untuk menunjukkan bakti kita,” kata Ari saat memberi sambutan, (25/4/2025).

Dia mengingatkan kembali sejarah pendirian UII dan tokoh-tokoh besar di baliknya. UII didirikan oleh para tokoh bangsa seperti Mohammad Hatta, KH Wahid Hasyim, Moh Roem, Moh Natsir, KH Abdul Kahar Muzakkir sebelum kemerdekaan tepatnya pada 8 Juli 1945.

“Mereka bukan hanya membangun kampus, tetapi meletakkan pondasi kebangsaan,” tegasnya.

Ari memaparkan jumlah alumni UII saat ini sudah lebih dari 130 ribu orang yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan luar negeri. Tak hanya itu, para alumni UII pun menduduki posisi strategis di berbagai sektor termasuk pemerintahan.

“Jumlah kaum terdidik sebesar itu tentu bukanlah sekedar angka statistik belaka, melainkan sebuah kekuatan kolektif untuk berkontribusi pada bangsa dan negara bila dikelola dalam organisasi alumni yang profesional,” jelasnya. (***)

Reporter : sawar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini