
MCNEWSULTRA.ID, Lasusua – Pemberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kolaka Utara menuju maupun pemulangan dari Embarkasi Makassar, sepenuhnya akan ditanggung Pemerintah Kabupaten Kolut.
Itu ditegaskan Bupati Nur Rahman Umar saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Manasik Haji yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kolut, Sabtu (28/5/2022).
Kegiatan manasik itu rencanakan berlangsung dua hari di ibukota kabupaten dan empat di setiap kecamatan.
“Kita sudah sepantasnya bersyukur pada Allah swt karena mendapat kesempatan beribadah ke tanah suci. Banyak saudara kita masih menunggu giliran, ingin berangkat tetapi nomor porsinya belum dapat,” katanya.
Dia berharap agar seluruh CJH menyiapkan diri baik fisik, mental dan pemahaman tentang tata cara pelaksanaan haji agar bisa mengikuti seluruhan rangkaian kegiatan pelaksanaan ibadah haji.
“Dengan begitu para jamaah calon haji dapat menunaikan ibadah sesuai ketentuan syariat Islam dan dapat mengerjakan seluruh syarat dan rukun dengan sempurna,” tuturnya.
Nur Rahman juga berpesan agar selama mengikuti kegiatan bimbingan manasik haji agar seluruh JCH memiliki pengetahuan dan pemahaman seputar pelaksanaan ibadah haji.
Sehingga lebih mandiri dan tidak selalu bergantung pada pembimbing atau petugas kloter.
Plt Kepala Kemenag Kolut Baharuddin mengatakan, rombongan JCH asal Kolut tergabung dalam Kloter 7 Embarkasi Makassar.
“Kloter 7 ini gabungan dari beberapa kabupaten yakni Kabupaten Kolaka Utara, Kolaka, Baubau, Buton, Buton Tengah, dan Wakatobi akan diberangkatkan pada tanggal 23 Juni nanti,” jelasnya.
Rombongan JCH itu, kata dia, akan diberangkatkan lebih awal ke embarkasi Makassar melalui jalur darat dari Pelabuhan Tobaku menuju Pelabuhan Bangsala, Siwa menggunakan kapal feri.
Rincian jadwalnya, calon jamaah haji itu bertolak ke Makassar tanggal 21 Juni pada pagi hari. Lalu transit satu malam dan esoknya Pukul 19.00 Wita baru diterima Panitia Penyelenggara Ibadah haji Embarkasi Makassar.
“Pada 23 Juni Pukul 23.00 Wita mereka diberangkatkan menuju ke tanah suci. Seluruh jamaah sudah melalui proses pemberkasan dan pemeriksaan kesehatan lebih awal,” tandasnya. (***)
Reporter : Andi Momang



