
MCNEWSULTRA.ID, Kendari – Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022 serentak dilaunching di seluruh wilayah Indonesia. Di Sulawesi Tenggara (Sultra), ceremony pencanangan gelaran nasional itu dipusatkan di Kota Kendari tepatnya di SDN 6 Kendari, Rabu (18/5/2022).
Gubernur Sultra Ali Mazi melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Harmin Ramba mengungkapkan, Pemprov Sultra berkomitmen mendukung agenda pengendalian penyakit global yang kategori dapat dicegah dengan imunisasi.
Imunisasi lanjutnya, merupakan bagian dari upaya untuk mewujudukan generasi yang sehat dan produktif menuju Sultra Sehat Tahun 2024.
“Saya meminta kepada dinas pendidikan dan kebudayaan, kanwil agama, dinas kesehatan, serta seluruh stakeholder maupun komponen masyarakat agar memastikan pemberian imunisasi lengkap sesuai yang dianjurkan,” kata Gubernur.
Senada dengan Gubernur, Wali Kota Kendari melalui Asisten I Pemkot Kendari Agus Salim Safrullah mengajak stakeholders untuk berpartisipasi membantu menyukseskan gelaran tersebut, guna menciptakan anak Indonesia yang sehat dan berkualitas.
Ia juga meminta, masyarakat untuk melawan hoaks yang menyampaikan hal-hal buruk tentang imunisasi.
“Saya menyerukan pada anak-anak di Kota Kendari harus mendapatkan imunisasi dasar lengkap menjaga anak yaitu membuat anak-anak tetap sehat adalah tugas setiap orang tua dan juga tugas dari negara,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sultra dr Putu Agustin menjelaskan, BIAN merupakan upaya pemberian imunisasi yang dilakukan secara terintegrasi meliputi kegiatan imunisasi tambahan berupa imunisasi campak rubela pada usia 9 bulan hingga 12 tahun dan imunisasi Kejar berupa pemberian imunisasi Polio, DPT-HB-Hib pada usia 9 bulan-59 bulan yang belum melakukan imunisasi lengkap.
“Tujuan khusus untuk menghentikan transmisi virus campak dan rubela setempat di semua kabupaten/kota tahun 2023 dan mendapatkan sertifikasi eliminasi campak dan rubela atau CRS tahun 2026,” jelasnya.
Mantan Sekretaris Dinkes Kota itu menambahkan, siswa yang mengikuti kegiatan pencanangan imunisasi di SDN 6 Kendari ini sudah melalui tahap seleksi dan verifikasi melalui sistem sebanyak 100 siswa.
Adapun sasaran vaksin Campak Rubela sebanyak 663.958 anak, OPV 68.751 , IPV 147.045 dan sasaran DPT-HB-Hib 43.475 anak. Dari jumlah sasaran ini 95 persen merata di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.
Selain Kota Kendari, pencanangan juga dilakukan di Kabupaten Konawe Selatan, Muna dan Buton Utara. (*)
Reporter : Juhartawan



