Silaturahmi ‘Pamitan Tertunda’, Saatnya Perempuan Pimpin Sultra

0
322
Tina Nur Alam (kedua dari kiri) saat menggelar pertemuan di Kabupaten Muna

MCNEWSULTRA, Raha – Bakal Calon Gubernur Sultra Tina Nur Alam terus gencar menyusuri sejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara. Kunjungan sosialisasi yang bertajuk ‘Pamitan Tertunda’ kini sudah menyusuri wilayah di Kabupaten Muna.

Pada momen tersebut mantan Gubernur Sultra Nur Alam menyampaikan ajakan kepada masyarakat untuk menggunakan suara mereka dengan bijak.

“Kita harus memilih orang asli Sultra serta benar-benar memahami dan berkomitmen terhadap kemajuan daerah,” kata Nur Alam, Jumat (28/6/2024).

Menurutnya, Perempuan memiliki potensi dan perspektif yang unik untuk membawa perubahan positif. Sultra membutuhkan kepemimpinan perempuan untuk melangkah lebih maju ke depan.

“Jika kelak Sultra dipimpin oleh gubernur perempuan, maka ini sekaligus akan menjadi sejarah di wilayah Sulawesi sebagai gubernur perempuan pertama,” tandasnya.

Pada hari kedua kunjungannya di Muna, setelah bertemu dengan masyarakat Kecamatan Tongkuno dan Kecamatan Kabawo, Nur Alam bersama istrinya Tina Nur Alam menghadiri pesta pernikahan warga.

Mereka kemudian bertemu dengan ribuan warga dari empat kecamatan yang berkumpul di Lapangan Wasolangka, Kabupaten Muna untuk menghadiri agenda silaturahmi “Pamitan Tertunda.”
Acara ini tidak hanya menjadi ajang pamitan yang tertunda, tetapi juga menjadi platform penting untuk menyuarakan aspirasi masyarakat dan menegaskan arah masa depan Sulawesi Tenggara.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk perubahan, harapan akan kemajuan Sulawesi Tenggara semakin kuat dan nyata.

Dalam kesempatan itu, warga menyampaikan penghormatan mereka kepada Nur Alam sebagai bapak pembangunan Sulawesi Tenggara, yang dianggap telah berhasil melakukan berbagai pembangunan selama menjadi gubernur Sultra.

Masyarakat yang hadir juga menyoroti pentingnya revitalisasi pembangunan Stadion Wasolangka, mengingat peran vital fasilitas olahraga dalam mengembangkan potensi lokal dan meningkatkan kesejahteraan sosial.

Aspirasi ini mencerminkan keinginan kuat masyarakat untuk melihat perubahan nyata dan berkelanjutan di wilayah mereka.

Dalam sambutannya, Nur Alam mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menitipkan amanah kepemimpinan selama ia menjabat.

“Saya mohon maaf atas segala kesalahan ketika saya memimpin,” ujarnya dengan tulus. (***)

Reporter : Wawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini