Konawe Utara Bertekad jadi Poros Pertumbuhan Sultra

0
74
Kabupaten Konawe Utara mencanangkan berbagai program unggulan dan strategis dalam pembangunan lima tahun berjalan sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2025 - 2029

MCNEWSULTRA.ID, Kendari – Bupati Konawe Utara (Konut) Ikbar, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Konut Tahun 2025–2029 di Hotel Plaza Inn Kendari, Rabu (25/6/2025).

Acara yang dihadiri pemangku kepentingan dari tingkat daerah hingga pusat ini turut menampilkan sambutan virtual Menteri Pertanian RI sebagai narasumber kunci.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Konut Abuhaera, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, perwakilan BPK dan BPKP Sultra, serta jajaran Forkopimda, OPD, camat, dan kepala puskesmas se-Kabupaten Konut.

Dalam sambutannya, Ikbar menegaskan, Musrenbang ini bukan sekadar formalitas, melainkan momentum strategis untuk menyusun cetak biru pembangunan Konut yang selaras dengan RPJMN dan visi Presiden Prabowo Subianto.

“Kita sedang membangun rumah besar bernama Konawe Utara dengan enam pilar: SDM unggul, infrastruktur terhubung, ekonomi produktif, pemerintahan inovatif, lingkungan lestari, serta budaya dan keagamaan yang hidup,” urainya.

Ia menyoroti pentingnya kolaborasi antarwilayah dan pelibatan dunia usaha, khususnya dalam program ketahanan pangan, hilirisasi SDA, serta digitalisasi birokrasi.

“Kemajuan lahir dari kolaborasi, bukan kompetisi. Sinergi kabupaten/kota di Sultra adalah kunci yang belum termaksimalkan,” ujarnya.

Dokumen RPJMD 2025-2029 akan mengakomodasi sejumlah agenda strategis antara lain bidang pendidikan mencakup perluasan Beasiswa Konasara untuk 2.000 mahasiswa/tahun dan Smart Classroom di 100 persen sekolah

Di bidang Ekonomi yakni alokasi Dana Dusun Rp100 juta/tahun, Technopark Pertanian, dan hilirisasi sawit-tambang.

Bidang Digitalisasi berupa layanan perizinan online 100 persen dan transformasi digital hingga desa. Adapun di bidang Infrastruktur akan menprioritaskan Pembangunan tanggul sungai berbasis ekowisata dan 10 Desa Inovasi

Pada kesempatan yang sama, Bupati IKbar meluncurkan Aplikasi Kendali Konasara – sistem digital terintegrasi oleh Bapperida Konut untuk memantau implementasi program pembangunan.

“Dengan tools ini, kami ingin memastikan setiap rupiah APBD berdampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Acara ditutup dengan komitmen bersama untuk menjadikan Konut sebagai poros pertumbuhan Sultra dan kontributor aktif menuju Indonesia Emas 2045. (***)

Reporter : wawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini