Kendari Siaga Banjir, Siska Berikan Instruksi Penting

0
321
Hujan yang mengguyur Kota Kendari memicu bencana banjir di beberapa wilayah. Namun beberapa area sudah dapat dimitigasi oleh pemerintah kota

MCNEWSULTRA.ID, Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem pemicu banjir, longsor, dan pohon tumbang.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menginstruksikan seluruh camat dan lurah untuk memperketat pemantauan serta respons cepat di wilayah rawan bencana.

Dalam rapat koordinasi Minggu (29/6/2025), Siska menekankan tiga langkah utama yakni, pemantauan berkala di daerah rawan bencana.

Lalu menggerakkan personel kelurahan dan kecamatan untuk penanganan darurat sebelum bantuan teknis tiba serta pelaporan cepat via grup komunikasi resmi dan Call Center 112.

“Camat dan lurah harus aktif memantau dan bertindak cepat. Pemerintah wajib hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan,” tegasnya.

Instruksi ini disampaikan menyusul banjir di kawasan Kali Wanggu, khususnya Lepo-Lepo, Jalan H Lamuse dan wilayah lain, yang merendam ratusan rumah. Penyebabnya adalah pendangkalan sungai dan kerusakan pintu air.

BPBD Kendari sejauh ini telah mendirikan tenda pengungsian dan dapur umum untuk 103 KK (402 jiwa) terdampak.

“Kami segera koordinasikan perbaikan pintu air dan pengerukan sedimen,” ujar Cornelius Padang, Kepala BPBD Kendari.

Kepala Dinas Kominfo Kendari, Sahuriyanto, mengajak masyarakat dan OPD berpartisipasi menyalurkan bantuan logistik seperti beras, telur, minyak goreng, dan air mineral melalui Dinas Sosial.

“Bantuan sangat dibutuhkan untuk memastikan kecukupan gizi pengungsi, terutama kelompok rentan,” tambahnya.

Dia juga menyampaikan data terkini dan mekanisme bantuan di antaranya sekira 100 KK terdampak luapan Kali Wanggu.

“Korban yang terdampak sudah dievakuasi menggunakan perahu karet dan tenda pengungsian telah disiapkan,” katanya.

Bila masyarakat ingin turut membantu, maka bantuan dapat disalurkan langsung ke Dinas Sosial Kota Kendari

“Langkah kecil apapun kita bisa jadi kekuatan besar bagi mereka yang terdampak bencana,” tuturnya.

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Kendari melakukan patroli intensif dan penanganan darurat di sejumlah titik rawan banjir selama dua hari terakhir.

Upaya ini berhasil mengatasi genangan air di kawasan MTQ yang sebelumnya kerap tergenang saat hujan deras.

Jayadi, Sekretaris Dinas PU Kendari, mengungkapkan, pemantauan dan aksi cepat telah menunjukkan hasil signifikan.

“Di kawasan MTQ yang biasanya langganan banjir, dua hari hujan deras tidak lagi menyebabkan genangan. Ini berkat perbaikan sistem drainase yang kami lakukan,” katanya.

Selain MTQ, sejumlah lokasi lain juga telah ditangani, termasuk yakni Sorumba berupa pembukaan plat drainase yang sebelumnya menghambat aliran air.

Kemudian area Puskesmas Jati Raya hingga Pasar Panjang berupa normalisasi aliran kali untuk mencegah banjir.

Dan kini Watulondo, Pemukiman yang dulu sering terendam akibat sedimentasi sekarang sudah aman setelah normalisasi sungai.

“Khusus Watulondo, sedimentasi tinggi di badan sungai sudah kami atasi. Wilayah itu kini bebas banjir,” tukas Jayadi. (***)

Reporter : sawar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini