Indeks Keluarga Sehat Kota Kendari Naik

0
985
Wali Kota Kendari, H Sulkarnain Kadir SE ME saat menyerahkan penghargaan kepada kelurahan dengan IKS terbaik se Kota Kendari.

MCNEWSULTRA.ID, Kendari – Indeks Keluarga Sehat (IKS) Kota Kendari merangkak naik dari tahun-tahun sebelumnya. Data aplikasi Keluarga Sehat tahun 2022 menunjukan, nilai IKS “Kota Kulo” tertinggi se Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Informasi itu terungkap, saat acara Pertemuan Koordinasi Penguatan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) 2022 tingkat Kota Kendari, di salah satu hotel, Rabu (20/7/2022).

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir saat membuka acara tersebut mengatakan, pentingnya rapat koordinasi tersebut guna menyamakan persepsi terkait program keluarga sehat.

Melalui rapat ini pula, lanjutnya, para stakeholder dapat merumuskan langkah-langkah strategis yang efektif dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Saya berharap lurah di lingkungannya masing-masing coba lakukan terobosan, lakukan inovasi apa yang kira-kira bisa dilakukan untuk masyarakat kita lebih paham menjadi lebih sadar tentang arti pentingnya kesehatan,” cetusnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari drg Rahminingrum menjelaskan, program Keluarga Sehat memiliki tiga kategori kelompok yang dibagi dalam tiga Indeks Keluarga Sehat (IKS) memiliki nilai yang lebih besar dari 0.8, Keluarga Pra Sehat dengan nilai IKS 0.5 – 0.8 dan Keluarga Tidak Sehat dengan nilai di bawah 0.5.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari drg Rahminingrum saat menyerahkan piagam penghargaan kepada salah satu kelurahan dengan IKS terbaik.

IKS Kota Kendari terus meningkat setiap tahunnya. Di awali tahun 2017 dengan melibatkan 17 puskesmas nilai IKS berada di 0,2. Kemudian, tahun 2018 melibatkan 21 puskesmas dengan Meraih nilai 0.22. Tahun 2019 nilai IKS berada angka 0.29 setelah menambah keikutsertaan empat puskesmas.

“Di tahun 2020 seluruh puskesmas dengan 64 kelurahan, nilai IKS Kota Kendari sebesar 0.36 dan di tahun 2021 seluruh puskesmas dengan 65 kelurahan nilai IKS menjadi 0.42,” paparnya.

“Sedangkan tahun 2022 ini, berdasarkan aplikasi Keluarga Sehat jumlah keluarga yang terdata pada 64 kelurahan, per tanggal 18 Juli 2022 sebanyak 63.063 KK, dengan nilai IKS sebanyak 31.662 atau berada pada kategori keluarga sehat,” tambahnya

Hal ini menunjukkan bahwa sekira 50 persen keluarga di Kota Kendari berada pada kategori keluarga sehat.

Sementara itu, untuk keluarga yang berada di kategori pra sehat, lanjutnya, ada 48,5 persen

dengan jumlah KK 30.581. Sedangkan untuk 821 KK masih berada di kategori tidak sehat atau berada di angka 1,5 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, dr Putu Agustin saat menyerahkan penghargaan kepada salah satu lurah atas IKS terbaik se Kota Kendari.

Secara keseluruhan, nilai IKS Kota Kendari berada kategori Keluarga Pra Sehat dengan nilai 0.5. Raihan ini menjadikan Kota Kendari memiliki nilai IKS tertinggi se Provinsi Sulawesi Tenggara.

Sebagai informasi, dimoment tersebut, Wali Kota Sulkarnain menyerahkan penghargaan kepada enam Kelurahan yakni; Tobuha, Puuwatu, Lalolara, Abeli Dalam, Mataiwoi, dan Kelurahan Watulondo berdasarkan Indeks Keluarga Sehat tingkat kelurahan.

Kadis Kesehatan Sultra dr Putu Agustin Kusumawati berharap agar seluruh daerah kabupaten maupun kota di Sultra memaksimalkan pencapaian 12  indikator keluarga sehat berdasarkan penetapan Kementerian Kesehatan.

“Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS PK) adalah suatu pendekatan pelayanan kesehatan yang menggali faktor resiko terjadinya penyakit dalam suatu keluarga dan menilai status kesehatan keluarga, yang kemudian diwujudkan dalam bentuk Indeks Keluarga Sehat (IKS),” jelasnya.  (adv)

Reporter : Juhartawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini