ASN Kota Kendari Aksi Bantu Korban Banjir Kali Wanggu

0
394
ASN Pemkot Kendari solid menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir Kali Wanggu di Kelurahan Lepolepo

MCNEWSULTRA.ID, Kendari – Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Kendari menunjukkan solidaritas dengan menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di Kelurahan Lepo-lepo, Senin (30/6/2025).

Aksi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang rumahnya terendam akibat luapan Sungai Wanggu.

Bantuan berupa beras, telur, mie instan, dan air mineral dikumpulkan secara swadaya oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Bappeda, BKPSDM, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pertanian, dan Dinas Kominfo.

Penyerahan dilakukan secara simbolis di posko pengungsian yang masih aktif menampung korban.

Kadis Kominfo Kota Kendari, Sahuriyanto, menegaskan, bantuan ini merupakan tanggung jawab moral pemerintah.

“Kami menyadari warga sedang mengalami musibah. Kehadiran kami di sini adalah bentuk nyata pelayanan publik,” ujarnya.

Dinas Kominfo Kota Kendari turun juga langsung menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir dipimpin langsung Kadis Sahuriyanto bersama jajaran pejabat dinas lainnya.

Warga, seperti Musmail, mengapresiasi respons cepat pemkot terhadap nasib korban bencana banjir.

“Penanganannya luar biasa. Bantuan logistik dan tenda pengungsian langsung tersedia,” katanya.

Jajaran BPBD dan Dinas Sosial turut pula memastikan distribusi berjalan lancar.
Dinas Sosial Kota Kendari kini mengoperasikan dapur umum bagi 500 pengungsi banjir di Kelurahan Lepo-Lepo.

Fasilitas ini menyediakan makan tiga kali sehari selama tujuh hari sesuai instruksi Gubernur Sulawesi Tenggara.

Kepala Seksi PSKBA Dinas Sosial, Suarni, menjelaskan, layanan ini dikelola bersama BPBD, Tagana, dan JPKP.

“Menu awal kami sediakan nasi, ikan kaleng, mi instan, dan telur,” jelasnya.

Posko Penanggulangan Bencana, katanya, masih terbuka untuk menerima bantuan dari seluruh OPD Pemkot Kendari dan Warga dapat melapor ke petugas posko untuk kebutuhan mendesak. (***)

Reporter : sawar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini