MCNEWSULTRA.ID, Kolaka — Dinas Kesehatan Kolaka bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sultra melaksanakan gerakan nasional aksi bergizi. Kegiatan itu berlangsung di SMP Negeri 1 Kolaka, Rabu (19/10/2022).
Turut hadir dalam acara bertajuk Aksi Bergizi di Sekolah itu Asisten III Setda Kolaka Wardi, Kasi Bimdal Promkes dan Kesling Dinkes Sultra I Kadek Sutomo, jajaran Dinkes Kolaka dan sejumlah OPD lainnya. Acara diselingi pula pemberian tablet tambah darah pada remaja putri.
Mewakili sambutan bupati, Asisten III Setda Kolaka Wardi mengatakan, hakikat pembangunan kesehatan adalah upaya yang dilaksanakan oleh seluruh komponen bangsa Indonesia bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.
“Kegiatan aksi bergizi itu sejalan dengan misi ketiga Pemerintah Kabupaten Kolaka yaitu meningkatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan serta penguatan sendi-sendi sosial budaya dan agama,” katanya.
Dia juga menuturkan, salah satu upaya pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat tersebut adalah tindakan upaya promotif dan preventif hidup sehat guna meningkatkan produktivitas penduduk dan menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan akibat penyakit.
Kasi Bimdal Promkes dan Kesling Dinkes Sultra I Kadek Sutomo menegaskan, kesehatan anak usia sekolah dan remaja saat ini menentukan derajat kesehatan generasi bangsa di masa depan. Untuk itu semua pihak perlu mempersiapkan mereka menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.

“Jadi untuk salah satunya melalui pendidikan kesehatan agar mereka mampu menghindari diri dari permasalahan yang dapat berdampak buruk terhadap kesehatan melalui perilaku hidup bersih dan sehat,” ungkapnya.
Problem anak usia sekolah, kata dia, relatif sangat kompleks. Bahkan saat ini, banyak penyakit serius akibat perilaku yang dimulai sejak masa remaja misalnya merokok, penyakit menular seksual, kurang gizi, dan kurang olahraga.
“Untuk ketersediaan yang akan diakses terhadap informasi yang baik dan akurat, serta pengetahuan untuk memenuhi keingintahuan anak usia sekolah dan remaja, akan mempengaruhi keterampilan mereka dalam mengambil keputusan untuk berperilaku sehat,” tandasnya.
Atas nama Dinkes Sultra dia juga mengapresiasi kerja sama Pemkab Kolaka dalam mengintensifkan aksi bergizi ini dalam upaya menekan meningkatkan angka kasus stunting di wilayah Sultra. (***)
Reporter : Juhartawan




