Pemkot Kendari Bakal Ambil Alih Pengelolaan Pasar Basah

0
432
Rapat evaluasi yang digelar Pemkot Kendari terkait penghentian kerjasama pengelolaan Pasar Basah Mandonga oleh PT. Kurnia. (FOTO: Kendarikota.go.id)

MCNEWSULTRA.ID, Kendari – Nasib pengelolaan Pasar Basah Mandonga oleh PT Kurnia kembali dibahas dalam rapat evaluasi yang digelar Pemerintah Kota Kendari.

Dipimpin langsung oleh Pj Wali Kota  Asmawa Tosepu, Pemkot Kendari tetap kukuh menghentikan kerjasama dengan PT Kurnia.

Asmawa Tosepu mengatakan, keputusan ini telah ditandatangani Wali Kota Kendari tanggal 6 Oktober 2022 lalu.

Kepala Biro (Karo) Umum Setjen Kemendagri itu meminta, PT Kurnia mengembalikan Pasar Basah Mandonga dalam kondisi terawat baik.

Permintaan itu lanjutnya, karena hasil telaah dan evaluasi Dinas Pekerjaan Umum bersama Tim Evaluasi Pasar Mandonga, ditemukan sejumlah bangunan pasar dalam kondisi rusak ringan hingga berat.

“Ini kalau memang tidak dipenuhi, maka yang wanprestasi itu, dititik inilah Pemerintah Kota Kendari harus menuntut pada PT Kurnia,” tutur Asmawa, Rabu (19/10/2022).

Ketua Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKA-PTK) Sultra itu juga meminta, tim evaluasi memperjelas aset tanah Pemkot di Pasar Basah Mandonga.

“Dikarenakan, penelusuran Badan Pertanahan terdapat tanah jalanan milik pemkot yang sudah dialihkan menjadi milik pribadi,” ungkapnya.

Untuk diketahui, merujuk pada perjanjian kerjasama Pasal 13 bahwa, perjanjian ini akan berakhir dengan sendirinya jika masa kontrak bagian tempat usaha ini berakhir dan pada saat berakhirnya perjanjian ini, maka pihak kedua wajib menyerahkan bangunan Pasar Raya Mandonga (tradisional) / basah kepada pihak pertama dalam keadaan terawat baik, termasuk tanahnya dan/atau tanpa beban apapun menurut hukum.

Pengelolaan Pasar Basah Mandonga oleh PT Kurnia akan berakhir tanggal 23 Februari 2023 mendatang. Nantinya, Perumda Pasar Kendari dipercayakan mengurusi pasar yang terletak di Jalan Lasandara, Kecamatan Mandonga itu. (**)

Reporter : Johartawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini