
MCNEWSULTRA.ID, Lasusua – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara memberikan penghargaan Kategori Kinerja Terbaik Program Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting kepada sejumlah pihak dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen, kerja keras, dan kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Selain Dinas Kesehatan, penghargaan tersebut juga diterima oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kolaka Utara, Hj. Hasrayani.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Nur Rahman Umar sebagai bentuk pengakuan atas kinerja unggul yang ditunjukkan melalui inovasi program, efektivitas intervensi, serta konsistensi dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di wilayah Kolaka Utara.
Kepala DPPKB Kolaka Utara Hasrayani, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil nyata dari strategi terpadu yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
“Ini bukan hanya kerja kami di dinas, tetapi hasil kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga peran aktif masyarakat. Keberhasilan ini sekaligus memperkuat komitmen Kolaka Utara dalam mewujudkan generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing di masa depan,” jelasnya saat ditemui usai acara, Rabu (29/4/2026).
Menurutnya, penghargaan ini juga menjadi indikator bahwa pendekatan berbasis data, intervensi spesifik dan sensitif, serta penguatan edukasi keluarga telah berjalan efektif dan tepat sasaran.
Berbagai upaya yang dilakukan mencakup peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi seimbang, hingga pendampingan keluarga berisiko stunting secara berkelanjutan.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menegaskan komitmennya untuk terus memperluas cakupan program, memperkuat sinergi lintas sektor, serta memastikan keberlanjutan intervensi guna mencapai target nasional penurunan stunting.
Hasrayani menambahkan, momentum penghargaan ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh pihak untuk terus bekerja lebih inovatif dan responsif dalam menjawab tantangan pembangunan kesehatan masyarakat.
“Kami tidak berhenti di sini. Ini adalah penyemangat untuk bekerja lebih keras lagi, karena tantangan ke depan masih besar. Kolaborasi harus terus ditingkatkan,” tuturnya. (***)
Reporter : Andi Momang



