
MCNEWSULTRA.ID, Lasusua – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Arinta Nila Hapsari, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) pada Sabtu (24/5/2025).
Kegiatan ini bertujuan membina kader Posyandu sekaligus memastikan implementasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tingkat desa dan kelurahan.
Kunjungan berlangsung di Desa Tasahea, Kecamatan Tirawuta, dan Kelurahan Tababu.
Arinta tidak hanya memberikan pembinaan teknis dan motivasi kepada kader, tetapi juga menyerahkan bantuan langsung berupa alat pemadam kebakaran, sembako, dan perlengkapan kesehatan.
“Kolaborasi lintas sektor mutlak diperlukan. Posyandu harus didukung oleh pemerintah desa, OPD kabupaten, dan provinsi agar menjadi ujung tombak pelayanan dasar,” ujarnya.
Hal itu merujuk pada Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 yang memperluas peran Posyandu mencakup enam bidang SPM meliputi kesehatan, pendidikan, sosial, PUPR, perumahan, dan ketertiban.
Dia menekankan, Posyandu kini bertransformasi menjadi pusat layanan terpadu yang menangani beragam isu masyarakat, mulai dari sanitasi, pendidikan, hingga rumah tidak layak huni.
“Kader harus menjadi penghubung masyarakat dengan pemerintah,” tambah Istri Gubernur Sultra Andi Sumangerukka itu.
Ia memuji dedikasi kader dan lansia di Desa Tasahea, yang mencapai partisipasi 95 persen dan mengintegrasikan empat layanan UKPM (Posyandu Balita, Lansia, Posbindu PTM, dan Remaja).
Kegiatan ini juga menjadi persiapan menyambut Lomba Posyandu Tingkat Nasional Agustus mendatang.
Bupati Kolaka Timur, Abdul Azis, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.
“Kehadiran Ibu Arinta membawa semangat dan bantuan nyata bagi masyarakat Koltim,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan simbolis kepada kader dan lansia. Dengan sinergi multilevel pemerintah, Posyandu diharapkan kian efektif sebagai garda terdepan pelayanan publik. (***)
Reporter : wawan



