Wali Kota Kendari : Yang Minta ‘Uang Pelicin’, Laporkan !

0
516
Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Lapangan Upacara Balai Kota Kendari. (foto: astrid)

MCNEWSULTRA.ID, Kendari – Pemerintah Kota Kendari menegaskan komitmennya dalam pemberantasan korupsi dengan menggelar Upacara Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Lapangan Upacara Balai Kota Kendari, Kamis (4/12).

Acara yang diselenggarakan oleh Inspektorat Kota Kendari ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran.

Dalam sambutannya, Siska menegaskan, peringatan ini bukan sekadar ritual tahunan, tetapi cermin kesungguhan pemerintah dalam menjaga integritas sebagai fondasi pembangunan.

“Peringatan ini adalah wujud komitmen kita untuk menjaga integritas dalam pemerintahan, sesuai imbauan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” ujarnya, mengacu pada tema nasional “Satukan Aksi Basmi Korupsi”.

Siska menyatakan bahwa korupsi merupakan kejahatan yang merampas hak rakyat dan memperlambat kesejahteraan.

Ia menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai integritas, seperti kejujuran dan transparansi, sebagai jati diri Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat.

“Budaya anti korupsi bukan pilihan, melainkan kebutuhan,” tegasnya.

Usai upacara, Siska menyoroti pentingnya peran serta masyarakat dalam pengawasan.

Ia merujuk pada aplikasi layanan pengaduan yang baru diluncurkan dalam rangkaian Hakordia.

“Dampak paling utama dari launching aplikasi ini adalah mendorong masyarakat ikut berperan aktif. Jika ada praktik tidak sesuai aturan, laporkan,” ajaknya dalam sesi wawancara.

Ia mencontohkan, laporan dapat diajukan jika masyarakat menemukan permintaan uang atau “pelicin” oleh oknum ASN dalam proses pelayanan publik.

Peringatan Hakordia 2025 di Kendari juga diisi dengan sejumlah kegiatan pendukung, seperti donor darah, pasar murah, serta partisipasi pelajar dalam pembuatan konten edukasi anti korupsi.

“Kami ingin masyarakat semakin terbuka pikirannya tentang apa itu korupsi dan bagaimana dampaknya. Edukasi perlu dimulai sejak dini,” jelas Siska.

Menutup wawancara, Wali Kota memberikan pesan tegas kepada seluruh ASN dan masyarakat Kota Kendari.

“Tidak boleh ada yang melakukan tindak pidana korupsi. Integritas harus ditanamkan dalam diri masing-masing. Apa yang kita ucapkan harus selaras dengan apa yang kita lakukan sesuai aturan,” pungkasnya.

Dengan rangkaian kegiatan ini, Pemerintah Kota Kendari berharap Hakordia 2025 menjadi momentum kolektif untuk memperkuat budaya anti korupsi di seluruh lapisan masyarakat. (M2)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini