
MCNEWSULTRA.ID, Kendari – Masyarakat Sulawesi Tenggara tak lama lagi memiliki satu bangunan stadion megah. Impian itu telah diwujudkan pemerintah provinsi dengan merehab total Stadion Lakidende Kendari.
Usia stadion lumayan tua berkisar 40 tahun, nyaris seluruh fisik bangunan sudah kumuh. Stadion bekas basecamp PS Kendari itu hanya berkapasitas 15 ribu orang penonton.
“Desain pembangunan Stadion Lakidende ini kami bagi tiga zona. Zona pertama meliputi pembangunan tribun bagian barat. Zona dua cakupannya tribun bagian timur”, ungkap Kadis Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra Pahri Yamsul, Senin (17/1/2022).
Berikutnya, zona tiga itu bagian utara tribun dan zona empat bagian selatan. Pembangunan fisik terakhir yaitu, merebah lapangan sepak bola sesuai standar nasional.
Sejauh ini, kata dia, pembangunan zona pertama sudah memasuki tahap 95 persen dengan menelan anggaran sebesar Rp 27,5 miliar dari total kebutuhan anggaran sekira Rp 100 miliar.
“Tahun 2022 ini karena anggaran terbatas, maka kami fokus dulu ke pembangunan dua segmen. Segmen pertama menggunakan anggaran Rp 28 miliar dan kedua sebesar Rp 17 miliar. Kita berharap pada segmen ketiga bisa terpenuhi total kebutuhan anggaran pembangunan,” ucapnya.
Menurutnya, proses pembangunan bertahap selain karena keterbatasan anggaran, pun perhatian pemerintah masih mesti fokus pada penanganan Pandemi Covid-19. Jadi target finishing pembangunan diproyeksi ikut bergeser dari target sebelumnya yaitu tahun 2023.
Soal desain stadion, Pahri membeberkan bahwa ke depan fasilitas stadion akan merujuk pada standar Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA, mulai ruang ganti pemain maupun toilet, bahkan juga disiapkan kafetaria dan merchandise atau kebutuhan untuk jualan.
“Pemenuhan seluruh fasilitas itu sesuai hasil konsultasi kami dengan PSSI Pusat. Kapasitas penonton sepak bola bisa mencapai 24 ribu orang. Selain sepak bola, cabang atletik juga bisa diperlombakan nanti,” terang Ketua Pengprov Perbasasi Sultra itu. (***)
Reporter : Juhartawan



