
MCNEWSULTRA.ID, Kendari – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Sosial mendorong peningkatan kapasitas peran Pusat Kesejahteraan Sosial (Pusekos).
Upaya itu ditempuh melalui gelar Bimbingan Teknis (Bimtek) melibatkan 130 orang peserta perwakilan dari 65 kelurahan di Kota Kendari, Kamis (17/10/2024).
Sebagaimana diketahui Puskesos adalah lembaga kegiatan pelayanan sosial bersama antara kelompok masyarakat dalam komunitas di desa atau kelurahan dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.
Sekretaris Kota Kendari Ridwansyah Taridala menegaskan, pelaksanaan bimtek ini cukup tepat karena bertepatan momen Program Ngopeni Kadang Kekurangan yang baru melaunching Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT).
“Kegiatan puskesos ini harus bisa memberikan hasil nyata dan kemampuan sehingga nantinya dapat memberikan solusi praktis di tengah permasalahan sosial yang dihadapi oleh masyarakat” ujarnya
Kota Kendari sebagai ibukota provinsi dinilai masih memiliki tantangan yang harus dituntaskan yaitu tataran kemiskinan.
“Kemiskinan yang kita hadapi sekarang ini adalah sebuah tantangan dan menjadi tugas kita bersama jadi jangan di anggap sebagai kendala” ungkapnya.
Dalam wawancara terpisah, Ridwansyah Taridala juga menambahkan, puskesos berdiri di garda terdepan dan berhadapan langsung dengan penyandang masalah sosial, sehingga peran puskesos ini menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah kota dan aspirasi penyandang masalah sosial.
“Peran puskesos ini sangat vital sehingga bisa menjembatani antara kebijakan pemerintah kota dan aspirasi penyandang masalah sosial” tandas mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kota Kendari itu. (M4-M2/red)



