GMNI Kendari Tolak Pembentukan Cabang Baru

0
394
Ketua DPC GMNI Kota Kendari, Awal

MCNEWSULTRA.ID, Kendari – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kendari menolak keras pembentukan cabang-cabang baru GMNI di Sulawesi Tenggara yang dinilai justru memecah belah organisasi.

Ketua DPC GMNI Kendari, Awal, menyatakan, narasi persatuan yang dibangun oleh Kubu Soejahri Somar dianggap ilusi belaka.

“Kami kader GMNI yang ada di Sultra menolak pembentukan cabang-cabang baru yang dinilai bisa memecah belah konsentrasi gerakan dan memicu sentimen antar kader,” tegas Awal dalam pernyataannya.

Dia menilai, sebagai organisasi kader nasionalis, seharusnya GMNI mampu merajut kebersamaan, bukan justru menjadi pemicu perpecahan.

“Narasi menyulam persatuan hanyalah omong kosong belaka, tidak kemudian dilakukan secara kongkret yang bisa diikuti seluruh kader GMNI di Indonesia,” tandasnya.

Menurutnya, di tengah iklim politik dan gerakan yang semakin rapuh, organisasi seharusnya berfokus pada menjaga integritas sebagai fondasi persatuan.

“Kami tidak menginginkan kepentingan segelintir orang mengorbankan semangat kolektif dan perjuangan yang telah dirawat oleh kader,” tegasnya.

Ia mengakui adanya kisruh di tingkat pengurus pusat yang menyebabkan GMNI terbelah menjadi tiga struktur kepemimpinan, namun menegaskan bahwa kondisi ini tidak seharusnya memecah belah daerah.

“Meskipun tujuannya baik, menyebarkan nilai-nilai ajaran Bung Karno Marhaenisme, tetapi alangkah baiknya bisa dilakukan secara bersama-sama secara konsekuen dan berkelanjutan,” tuturnya.

Kondisi ini dinilai menghambat roda organisasi dan kaderisasi, serta berpotensi memicu narasi perpecahan di tingkat daerah.

“Sekali lagi, kami menolak pembentukan cabang-cabang baru yang berpotensi memecah belah semangat anggota dan kader. Semangat menyulam persatuan hanyalah ilusi belaka yang tidak mencerminkan sifat sebagai pemimpin,” tutup Awal. (M1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini