Workshop Ekonomi Kreatif di Muna, Ketua DPRD Sultra : Momentum Majukan Pariwisata Daerah

0
71
Ketua DPRD Sultra H Abdurrahman Shaleh saat membuka Workshop Ekonomi Kreatif Sub Sektor Media, Penulisan Konten dan Fotografi Pariwisata kerjasama Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara dan Lulopedia TV di Raha, Kabupaten Muna, Jumat (19/11/2021)

MCNEWSULTRA.ID, Raha – Workshop Ekonomi Kreatif Sub Sektor Media, Penulisan Konten dan Fotografi Pariwisata kerjasama Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara dan Lulopedia TV kembali digelar. Kali ini lokasi kegiatan di salah satu hotel di Raha, Kabupaten Muna, Jumat (19/11/2021).

Acara itu buka langsung oleh Ketua DPRD Sultra H Abdurrahman Shaleh (ARS) dihadiri komunitas milenial pelaku industri kreatif di Kabupaten Muna.

Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara Abdurrahman Saleh mengatakan, berada dalam pelatihan ini sebagai bentuk rasa cinta kepada daerah terkhusus memajukan pariwisata Muna dan Sultra pada umumnya.

“Semua elemen daerah, termasuk anggota dewan harus menjadi garda terdepan dalam memajukan pariwisata dengan saling bergandengan tangan, karena hanya dengan kebersamaan pariwisata daerah bisa maju,” ucapnya.

Ditegaskan, pengelolaan pariwisata di Sultra selama hanya dikelola sendiri-sendiri oleh daerah. Ke depan cara itu tidak bisa dilakukan sendiri, semua harus bergerak bersama dengan melibatkan kaum milenial.

Untuk itu, lanjut Ketua DPW Sultra itu, melalui pelatihan ini, diharapkan pelaku usaha industri kreatif digitalisasi bisa menghasilkan konten yang baik dan berdampak positif bagi kemajuan industri pariwisata di Sultra, khususnya di Kabupaten Muna.

“Jadi generasi milenial harus kreatif dan inovasi memikirkan konten-konten yang luar biasa, bukan biasa-biasa saja. Namun semua itu tentu melalui proses pembelajaran dan pengalaman yang memadai,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Muna, Amiruddin Ako sangat mengapresiasi kegiatan workshop ini sebagai wadah bagi generasi muda untuk melatih diri dalam penulisan konten dan fotografi pariwisata sehingga bisa memajukan pariwisata di Muna.

“Pelatihan ini sangat penting bagi pariwisata daerah. Semoga kegiatan ini bukan hanya dilaksanakan sekali, tetapi bisa sampai 2-3 kali agar outputnya jauh lebih baik dan terukur,” jelasnya.

Selaku unsur pemerintah daerah, dia juga mengakui pengelolaan pariwisata di daerah masih butuh banyak pembenahan, utamanya memenuhi tuntutan berbasis digitalisasi. Tapi ini momen kita bisa bergerak maju,” tukasnya.

“Mudah-mudahan bisa dianggarkan oleh provinsi untuk pelatihan kepariwisataan. Untuk dapat memajukan skill pariwisata kita di Muna,” imbuhnya.
Sementara itu, Kabid Ekonomi Kreatif Dispar Sultra, Syamsinar menegaskan, sejak ketua DPRD Provinsi Sultra dipimpin oleh Abdurrahman Saleh terlihat ada upaya keras menumbukembangkan industri kreatif di Sultra.

Dia pun mengakui potensi pariwisata Muna sangat banyak dan Muna masuk dalam klaster pengembangan pariwisata paling kreatif, selain Kota Baubau, Kendari, Kolaka, Konawe, dan Wakatobi.

“Klaster pariwisata Muna ini cukup unik dan strategis. Dan kehadiran kaum milenial disini merupakan suatu kolaborator dan sinergitas yang kita ingin bangun di Sultra, agar ekonomi kreatif dan pariwisata bisa berkembang maju,” terangnya. (***)

Reporter : Juhartawan

Komen FB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here