Tren Positif Menanti New Normal, Pasien Rawat Pengidap Covid-19 Kian Berkurang

0
307

MCNEWSULTRA.ID, Kendari – Menanti penetapan new normal atau tatanan baru jumlah kasus sembuh pengidap Covid-19 di Sultra relatif menunjukkan tren positif.

Bahkan Hari ini, Selasa (9/6/2020) Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan (GTPP) Covid-19 Sultra melaporkan total jumlah pasien rawat isolasi maupun karantina kasus positif tersisa 86 orang.

“Kita ada berita baik karena ada 17 kasus sembuh baru sehingga jumlah total kasus sembuh kita sudah mencapai 172 orang atau sebesar 65,39 persen,” ungkap Juru Bicara GTPP Covid-19 Sultra, dr La Ode Rabiul Awal.

Ketujuhbelas kasus sembuh baru terdiri dari Kota Kendari sebanyak lima orang, Konawe Selatan satu orang, Kabupaten Bombana lima orang, Kolaka Utara dua orang dan Kabupaten Wakatobi berjumlah empat orang,” terangnya.

Seluruh pasien dinyatakan sembuh setelah melalui proses pemeriksaan swab menggunakan tes Polymare Chain Reaction (PCR) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Kendari.

Salah seorang kasus sembuh lainnya tercatat adalah warga Menui, Kabupaten Sulawesi Tengah. Namun bersangkutan tidak masuk dalam pendataan resmi gugus tugas di Sultra, meski menjalani perawatan medis di Sultra.

“Hari ini kita juga mendapat penambahan empat kasus baru sehingga total kasus konfirmasi positif mencapai 263 kasus. Kasus baru terdiri atas tiga orang asal Kota Baubau dan satu kasus dari Kabupaten Wakatobi,” ujarnya.

Informasi tambahan, untuk kasus PDP berkurang satu jiwa sehingga total menjadi 19 jiwa dengan daerah persebaran Kabupaten Konawe, Muna, Buton, Kota Kendari dan Kota Baubau.

Sedangkan untuk data OTG mengalami penurunan yang cukup signifikan, terutama di wilayah Kabupaten Kolaka. Dengan angka penurunan mencapai 171 jiwa sehingga total menjadi 559 jiwa. Adapun OTG terbanyak terdapat di wilayah Kab. Buton Tengah.

Dan untuk data ODP masih berada diangka 122 jiwa dengan ODP terbanyak terdapat di wilayah Kab. Muna yaitu sebanyak 45 jiwa.

“Kita juga sudah melakukan pemeriksaan PCR dan Tes Cepat Molekuler (TCM) sebanyak 2 266 orang ditambah follow up total spesimen menjadi 2 820 orang,” katanya.  (adv)

Komen FB

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini