
MCNEWSULTRA.ID, Kendari – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka ASR, secara khidmat membuka Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) ke-28 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2025, Minggu (22/6/2025).
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini mengusung tema peningkatan pemahaman nilai-nilai Al-Qur’an untuk mewujudkan generasi Qur’ani yang unggul.
Cabang yang diperlombakan meliputi Tilawatil Qur’an (Golongan anak-anak dan dewasa), Hafalan Al-Qur’an (1 juz & tilawah, 5 juz & tilawah, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz).
Lalu Tafsir Al-Qur’an (bahasa Arab), Hafalan Hadis (100 hadist bersanad dan 500 Hadist) dan Karya Tulis Ilmiah Hadis.
Tercatat 278 peserta asal 17 kabupaten kota se-Sultra akan berebut tiket mewakili Provinsi Sultra dalam ajang STQH tingkat Nasional nanti.
Acara pembukaan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Kepala Kanwil Kementerian Agama Sultra, para kepala daerah, tokoh agama, serta perwakilan kafilah dari seluruh kabupaten/kota di Sultra.
Dalam sambutannya, ASR menegaskan bahwa STQH bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat nilai-nilai keislaman.
“Mari jadikan Al-Qur’an dan Hadis sebagai inspirasi membangun pribadi, keluarga, dan masyarakat yang religius,” serunya.
Dia juga mengapresiasi inovasi digital STQH melalui aplikasi e-MTQ hasil kolaborasi dengan Kementerian Agama RI.
“Transformasi digital ini penting untuk tata kelola yang transparan dan akuntabel. Saya harap kabupaten/kota di Sultra dapat mengadopsinya,” ujarnya.
Momentum istimewa ditandai dengan pengumuman resmi bahwa Sultra akan menjadi tuan rumah STQH Nasional ke-28 Tahun 2025, berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 882 Tahun 2024.
“Akan ada sekitar 4.000 orang hadir di Kendari. Ini peluang besar untuk UMKM kita. Mari kita sambut dengan semangat dan kesiapan maksimal,” tambahnya.
Gubernur menekankan perlunya persiapan matang dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Kita harus sukseskan STQH Nasional, baik dalam penyelenggaraan, prestasi, maupun pertanggungjawaban keuangan. Saya minta semua pihak terlibat aktif,” tegasnya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Sultra, Muhamad Saleh, menegaskan, STQH merupakan sarana menggali potensi generasi muda dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis.
“STQH bukan hanya lomba, tapi wadah implementasi nilai Qur’an dan Hadis dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Saleh.
Ia juga mengingatkan pentingnya semangat berbagi ilmu, sportivitas, dan tanggung jawab tinggi bagi seluruh peserta.
Saleh menyatakan, STQH Provinsi ini menjadi barometer kesiapan Sultra sebagai tuan rumah STQH Nasional ke-XXVIII pada Oktober 2025 mendatang.
“Ini momentum untuk membuktikan bahwa Sultra siap menyelenggarakan dan bersaing di tingkat nasional,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi semua pihak yang terlibat, termasuk panitia, peserta, dan masyarakat yang mendukung kelancaran acara.
“Khusus untuk para kafilah, tunjukkan kemampuan terbaik di cabang tilawah, hafalan, tafsir, dan karya tulis ilmiah Hadis,” imbuhnya. (***)
Reporter : Sawar



