Simpan Narkoba, Dua Pria Diringkus Polres Bombana

0
699
Tampak salah seorang pelaku yang ciduk menyimpan narkoba. Serjumlah barang bukti lainnya yang berhasil disita kepolisian di Bombana

MCNEWSULTRA.ID, Rumbia – Peredaran narkoba di Kabupaten Bombana relatif memprihatinkan. Bila bulan lalu polisi berhasil menggagalkan transaksi narkoba sekaligus membekuk empat orang yang diduga pengedar.

Kali ini dua orang pria juga diringkus oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Bombana karena terbukti konsumsi barang haram itu, Senin (19/7/2021).

Informasi Paur Humas Polres Bombana, Ipda Abdul Hakim menyebutkan, penangkapan kedua orang itu berlangsung di lokasi berbeda. Kasus itu terungkap karena adanya laporan warga wilayah Kecamatan Poleang Utara rawan transaksi narkoba.

“Awalnya kami ringkus pelaku berinisial K di Jalan Poros Desa Karya Baru. Barang buktinya itu satu sachet plastik ukuran sedang berisi butiran kristal. Butiran itu narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,40 gram,” tuturnya, Selasa (20/7/2021).

Kepolisian pun melakukan pengembangan penyelidikan usai mengorek keterangan pelaku sebelumnya. Hasilnya seorang pria beinisial R juga tak berkutik ketika diciduk di desa Puunua, Kecamata Tontonunu.

“Ketika di TKP anggota temukan 6 sachet plastik bening ukuran kecil. Isinya sama butiran kristal berupa narkotika jenis sabu seberat 4,10 gram. Pelaku sembunyikan di dalam piala bintang cilik,” kata Hakim.

Selain mengamankan barang bukti narkotika, polisi juga menyita 1 unit handphone merek Nokia model RM-1190 warna hitam, uang tunai sebesar Rp 300 ribu, 1 batang pirex kaca dan beberapa alat bukti lainnya.

“Perbuatan pelaku melanggar Pasal 114 Ayat (1) sub Pasal 112 Ayat (1) UU. RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” ungkap perwira satu balok kuning itu.

Sejauh ini, lanjutnya, polisi sudah menangani 17 kasus narkoba tahun ini di wilayah Bombana. Pengungkapan itu tidak lepas dari peran serta masyarakat mendukung peran kepolisian memberantas peredaran narkoba. (***)

Reporter : LM Dzaki

 

Komen FB

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini