Pemkot Kendari Kembali Bahas Pembangunan Intake Tabanggele

0
494
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir (tengah) memimpin rapat membahas kembali rencana pembangunan Intake Tabanggele, Selasa (9/3/2021)

MCNEWSULTRA.ID, Kendari – Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir kembali menggelar rapat internal terkait pembangunan Intake Tabanggele di Kecamatan Anggolomoare, Kabupaten Konawe. Rencananya Intake baru dibangun untuk memperkuat kapasitas air baku Intake Pohara.

Wali Kota Sulkarnain mengatakan, dalam pertemuan sebelumnya dengan Sekretaris Daerah Konawe membahas seputar respon masyarakat setempat soal rencana pembangunan dan status kepemilikan intake tersebut di masa mendatang.

“Pemerintah kota bersama PT Adhi Karya selaku investor akan menpresentasikan pembangunan intake Tabanggele di hadapan anggota DPRD Konawe. Nanti kita bersama turun ke lapangan menyakinkan masyarakat agar mendukung adanya intake baru,” tuturnya saat rapat, Selasa (9/3/2021).

Untuk itu, dia mengimbau kepada OPD terkait agar segera menyiapkan dan memproses langkah-langkah selanjutnya demi tercapainya tujuan terkait pembangunan atau perbaikan Inteke Tabanggele tersebut.

“Saya berharap ini segera diproses, paling lambat pekan depan sudah bisa dikomunikasikan ke Pemkab Konawe mengenai jadwal presentasi, lalu bagaimana redaksi juga dicantumkan. Makanya saya memanggil semua disini agar semua clear”, tegasnya.

Sebagaimana diketahui, pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Tabanggele guna meningkatkan cakupan pelayanan air minum dari 14 persen di tahun 2019 menjadi 42 persen di tahun 2028.

Dalam proyek itu, Pemkot siap menanggung biaya pembebasan lahan lokasi SPAM dan menunjuk PDAM Tirta Anoa sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK).

Pembangunan SPAM Tabanggele diperkirakan menghabiskan anggaran Rp 500 miliar untuk kebutuhan intake, Instalasi Pengelolaan Air (IPA), resevoir serta pompa distribusi dengan kapasitas 550 lpd selama 30 tahun masa operasi.

Keseluruhan anggaran merupakan investasi salah satu anak perusahaan BUMN PT Adhi Karya dalam skala Proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). (***)

Reporter : Juhartawan

 

 

 

Komen FB

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini