Masih Tangguh, Tiga Incumben Diprediksi Jawara di Pilkada

0
1131
Naslim Sarlito Alimin. (FOTO : Juhartawan)

MCNEWSULTRA.ID, Kendari – The Haluoleo Institute (THI) sudah mengeluarkan laporan survei prediksi hasil pemilihan bupati dan wakil bupati di tiga wilayah. Daerah itu meliputi Kabupaten Muna, Wakatobi dan Konawe Selatan dari target lima daerah.

“Untuk saat ini baru tiga wilayah yang menjadi obyek survei kami. Kondisi ini karena masalah teknis yaitu keterbatasan tim untuk menjangkau sejumlah daerah yang juga berpilkada,” tutur Direktur Eksekutif THI, Naslim Sarlito Alimin dalam acara komprensi pers Rilis Hasil Survei bertema Menakar Kekuatan Incumbent, Selasa (1/12/2020).

Dalam paparan hasil survei, THI menyebut kekuatan tiga incumbent masih sulit dibendung dan potensi menjadi jawara di Pilkada 2020 ini. Di Kabupaten Muna misalnya, petahana Rusman Emba yang kini menggandeng Bachrun Labuta diramalkan bisa mengandaskan ambisi politik pasangan Rajiun Tumada-La Pili.

“Jumlah responden saat survei sebanyak 440 orang dengan menggunakan teknik wawancara kuisioner. Kami tetapkan margin error sekitar 4,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen,” tegasnya.

Hasilnya, elektabilitas pasangan Rusman Emba-Bachrun Labuta mencapai 62, 7 persen, Sedangkan penantangannya Rajiun – La Pili hanya berkisar 31,1 persen. Suara mengambang di Pilkada Muna diperkirakan mencapai 6,2 persen. Namun Rusman Emba juga kemungkinan masih cukup kuat meraih simpati suara mengambang (Swing Voters) sebanyak 47,5 persen.

“Sekitar 59,1 persen menilai Rusman Emba masih sangat dan cukup berhasil mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi Kabupaten Muna. Sekitar 64, 1 persen masyarakat mengaku puas dengan kinerja Rusman Emba,” terang Naslim.

Sementara itu di Kabupaten Konawe Selatan, duet Surunuddin Dangga – Rasyid (Suara) diramalkan juga tampil sebagai pemenang pilkada. Dari aspek elektabiltas pasangan Suara meraih angka 61, 1 persen dan relatif jauh mengungguli pasangan Endang – Wahyu Ade Pratama dan Rusmin Abdul Gani – Senawan Silondae.

THI menyebutkan, elektabilitas pasangan Endang – Wahyu hanya berkisar 14,8 persen, sedangkan pasangan Rusmin – Senawan bercokol di posisi ketiga dengan elektabilitas 13,2 persen. Di Pilkada Konsel juga masih ada pemilih ragu kisarannya 10,9 persen.

“Pasangan Suara juga cukup mendominasi kekuatan pemilih militan dengan dukungan 50, 5 persen. Pasangan Endang – Wahyu hanya 10,7 persen dan Rusmin – Senawan berkisar 8,9 persen. Pemilih militan juga ada swing voters sebanyak 29,9 persen,” ungkapnya.

Di Pilkada Wakatobi, lanjutnya, pasangan Arhawi – Hardin Laomo juga memiliki elektabilitas kuat dibanding rivalnya Haliana- Ilmiati Daud. Berstatus sebagai petahana, Arhawi – Hardin Laomo mengantongi potensi elektabilitas atau tingkat keterpilihan sebesar 51, 9 persen. Adapun Haliana – Ilmiati hanya 42,7 persen. (***)

Reporter : Juhartawan

Komen FB

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini